Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Program Transjabodetabek Pramono Dijempolin Pengamat Transportasi
Senin, 7 Oktober 2024 21:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gagasan Calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta Nomor Urut 3, Pramono Anung menyiapkan Transjabodetabek untuk mengatasi permasalahan kemacetan di Jakarta mendapat respons positif dari pengamat transportasi, Adrianus Satrio Adi Nugroho.
Menurut Adrianus, gagasan Pramono adalah sebuah gagasan visioner. "Itu ide yang visioner karena kemacetan banyak dari daerah penyangga," kata Adrianus di Jakarta, Minggu (6/10/2024).
Saat debat perdana Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di JIExpo pada Minggu (6/10/2024) malam, Pramono Anung menyatakan bahwa Transjakarta tidak cukup untuk mengatasi persoalan macet di Jakarta.
Baca juga : Relawan Anies Siap Menangkan Pramono-Rano Di Pilkada Jakarta
Menurut Pramono pengaturan untuk mengurai kemacetan di Jakarta harus dimulai dari hulu.
"Aglomerasi telah ada maka yang harus dilakukan adalah Transjabodetabek," ujar Pramono.
Menurutnya, Transjabodetabek menjadi penting untuk mengatasi supaya tidak banyak mobil atau kendaraan pribadi yang masuk ke Jakarta.
Baca juga : KSP Luncurkan Program Korporasi Petani Muda Untuk Masa Depan Pertanian
"Bahkan kalau perlu sampai dengan Puncak dan Cianjur," cetus Pramono.
Tidak hanya itu, Pramono juga akan menggratiskan 15 golongan untuk naik Busway, MRT dan LRT baik itu dari Bekasi, Tangerang Selatan, dan Bogor.
"Kenapa itu dilakukan supaya orang berkurang banyak masuk ke Jakarta bawa kendaraan pribadi," pungkas Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya