Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
LKPI: Duet Sujiwo-Sukiryanto Berpotensi Menang Besar Di Pilkada Kubu Raya
Kamis, 17 Oktober 2024 08:50 WIB
Sebelumnya
Menurut Togu, kuatnya daya tarik elektoral pasangan Sujiwo-Sukiryanto dapat dijelaskan oleh keberadaan Sujiwo sebagai mantan Wakil Bupati Kubu Raya, serta Sukiryanto yang sering berinteraksi dengan masyarakat di desa-desa.
Sukiryanto, yang merupakan anggota DPD RI 2019-2024, sangat populer di Kalimantan Barat. Mayoritas masyarakat mengetahui bahwa selama menjabat, ia tidak pernah mengambil gajinya, melainkan menyerahkannya kembali kepada masyarakat untuk dikelola demi kepentingan mereka.
Faktor lain yang mendukung adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Sujiwo sebagai Wakil Bupati selama masa jabatannya. Survei menunjukkan bahwa 8,1 persenn masyarakat sangat puas, 70,3 persen puas, 12,1 persen tidak puas, 4,6 persen tidak puas sama sekali, dan 4,9 persen tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
Baca juga : Warga Cisalak Doakan Reynaldi-Agus Menang Pilkada Subang
Hasil ini juga terkonfirmasi dengan data kemiskinan di Kabupaten Kubu Raya, yang pada tahun 2023 menurun menjadi 4,23 persen, menjadikannya angka kemiskinan terendah di Kalimantan Barat. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kubu Raya pada tahun 2022 mencapai 5,48 persen, yang merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Barat.
Tingkat kinerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menangani masalah masyarakat, termasuk infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, keamanan, kebersihan, perizinan terpadu, keagamaan, pengolahan pedagang kaki lima, pengadaan air bersih dan sanitasi, serta penataan kota dan pengendalian harga kebutuhan pokok, menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang berada di kisaran 70-79 persen.
"Parameter ini mencerminkan adanya peningkatan kinerja yang signifikan, sehingga apresiasi pemilih berkontribusi pada elektabilitas pasangan calon nomor urut dua," ujar Togu.
Baca juga : Survei Median: Tiga Paslon Bersaing Ketat di Pilkada Bandung Barat
Sementara itu, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Rusman Ali sebagai Bupati Kubu Raya tergolong rendah, sehingga berpengaruh terhadap tingkat elektabilitas pasangan Rusman Ali-Muhammad Fachri.
Dikatakan, rendahnya elektabilitas pasangan Rosalina-Marijan juga disebabkan oleh fakta bahwa Rosalina merupakan istri dari mantan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendra, yang juga ikut dalam Pilkada Kalbar.
Dijelaskan, survei ini dilaksanakan pada periode 30 September hingga 10 Oktober, dengan jumlah sampel sebanyak 1.300 responden. Responden yang dipilih merupakan seluruh warga Kabupaten Kubu Raya yang memiliki hak pilih.
Baca juga : Mardiono Minta Kader PPP Menangkan Nurhayati-Muslim Di Pilkada Tasikmalaya
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ± 2,71 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya