Dark/Light Mode

Debat Perdana Pilgub Jawa Timur

Tiga Cagub Perempuan Siap Beradu Gagasan

Jumat, 18 Oktober 2024 07:30 WIB
Dari kiri - Luluk Nur Hamidah, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini, tiga srikandi yang akan berkontestasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024. (ANTARA)
Dari kiri - Luluk Nur Hamidah, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini, tiga srikandi yang akan berkontestasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024. (ANTARA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tiga srikandi calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) menyatakan siap lahir batin menghadapi debat perdana pada hari ini, Jumat (18/10/2024). Ketiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur siap adu gagasan untuk Jatim lebih baik.

Khofifah Indar Parawansa akan fokus pada capaian selama lima tahun terakhir di sektor pendidikan dan ketahanan pangan.

Sementara Tri Rismaharini mengandalkan pengalaman sebagai mantan Wali Kota dan Menteri Sosial, dengan strategi kepemimpinan solutif.

Sedangkan Luluk Nur Hamidah menekankan pentingnya dialog bermartabat, dengan persiapan berupa kajian materi dari para akademisi.

Calon Gubernur Jatim nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, sudah berkoordinasi intens dengan Emil Dardak jelang debat perdana. Baik secara teknis maupun kualitatif.

Bismillah insya Allah ka­mi siap tampil prima pada Pilgub Jatim perdana nanti,” kata Khofifah di Surabaya, Kamis (17/10/2024).

Khofifah mengaku tidak ada persiapan khusus. Dia menegaskan, terkait data capaian program sudah seperti makanan hari-hari. Dia mengatakan, debat menjadi momentum yang pas dalam memaparkan capaian lima tahun memimpin Jatim.

“Serta visi misi ke depan, maupun capaian keberhasilan yang telah dilakukan di periode pertama. Temanya pendidikan, kesehatan, kependudukan dan ketahanan pangan,” tegasnya.

Dia mengatakan, sudah melakukan berbagai program yang hasilnya cukup signifikan. Misalnya, di bidang pendidikan, yang dalam kewenangan Pemprov adalah SMA, SMK dan SLB.

Baca juga : Peparnas 2024 Jadi Yang Terbaik Sepanjang Sejarah

Dia mengungkapkan, di bi­dang Olimpiade Sains Nasional (OSN), setelah 18 tahun, akhirnya pecah telur Jatim meraih juara umum. Dengan penguatan pembinaan siswa, kata Khofifah, maka prestasi olimpiade sains nasional Jatim menjadi juara umum bisa dipertahankan se­lama tiga tahun berturut-turut.

“Ini buah kerja keras, hasil dari sinergi mulai dari kepala sekolah, guru dan murid dan termasuk di dalamnya adalah wali murid,” tegas Khofifah.

Di sektor kedaulatan pangan, ditegaskan Khofifah, Jatim ada­lah lumbung pangan nasional. Produksi padi Jatim 9,7 juta ton di tahun 2023, dan selalu men­jadi yang tertinggi se-Indonesia sejak tahun 2020. Kemiskinan ekstrem di Jatim tahun 2020 sebanyak 4,4 persen.

“Namun per Maret 2024, 0,66 persen. Artinya, itu masih hasil kerja keras kami,” tegas Khofifah.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno memastikan, calon Gubernur Jatim nomor urut 3 Risma Tri Rismaharini siap dan akan tampil prima. Pihaknya akan menjadikan debat kesempatan emas untuk menunjukkan kepemimpinan yang visioner dan solutif bagi masyarakat Jatim.

“Utamanya, dengan bekal pengalaman panjang di pemerintahan, Risma-Gus Hans siap tampil memukau di hada­pan publik,” ujarnya, Kamis (17/10/2024).

Legislator asal Malang Raya tersebut mengungkapkan jejak digital Risma dalam debat-debat sebelumnya sudah cukup memberikan gambaran tentang kemampuannya. Khususnya, dalam berargumen dan menyam­paikan gagasan.

“Bu Risma sudah mengikuti debat publik sebanyak tiga kali ketika menjadi Wakil Wali Kota dan dua kali saat menjadi Wali Kota,” ujarnya

“Jejak digitalnya sangat bagus dalam hal ini, sehingga persiapannya untuk debat kali ini lebih matang,” sambung Untari.

Baca juga : AHY: Dikasih Arahan Geopolitik-Geoekonomi

Untari menerangkan, pengalaman Risma bukan hanya da­lam ranah pemerintahan lokal, tetapi juga nasional. Setelah berhasilmemimpin Surabaya dengan berbagai penghargaan dan prestasi, ia dipercaya men­jadi Menteri Sosial oleh Presiden Joko Widodo.

Dia mengatakan, jabatan seba­gai Menteri Sosial memberikan Risma pandangan yang lebih luas mengenai berbagai isu sosial di tingkat nasional. Termasuk kemiskinan, ketimpangan ekonomi, serta berbagai per­masalahan sosial lainnya yang juga relevan di Jatim.

“Saya percaya Bu Risma akan tampil prima karena pengalamannya sebagai Wali Kota dan Menteri Sosial telah memberikanbanyak pelajaran berharga dalam memahami persoalan yang ada di masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah mengaku sangatsantai menghadapi debat per­dana Pilgub Jatim 2024. Ia mengaku semua materi debat sudah dipelajarinya.

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan debat, dirinya akan lebih mengalir mengeluarkan program yang dicanangkan. “Persoalan debat, kita mengalir saja. Untuk itu, saya insyaallah siap,” ujarnya.

Luluk mengaku akan lebih fokus pada esensi acara itu sendiri. Bukan hanya soal siapa yang lebih pandai berdebat, tapi bagaimana debat tersebut bisa menjadi medium untuk berdialogsecara bermartabat yang bermakna bagi masyarakat.

“Kita menghargai panitia pe­nyelenggara, KPU, yang sudah menyiapkan acara debat dengan sangat baik,” tambahnya.

Luluk juga memastikan dirinya telah bertemu dengan beberapa akademisi. “Lalu ketemu dengan beberapa profesor untuk dapat insight tentang Jatim yang relevan dengan tema debat,” tandasnya.

Diketahui, debat Pilgub Jatim 2024 akan digelar sebanyak tiga kali dengan tema yang berbeda-beda. Sesuai jadwal, debat per­dana akan digelar pada Jumat, (18/10/2024) dengan tema ke­butuhan dasar dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Jokowi: Lompatan Besar Dalam Pemberdayaan Generasi Muda

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, NurSalam mengatakan, dalam Pilgub Jatim 2024, pihaknya mengusung tema integrasi keanekaragaman budaya Jatim.

Tema ini diharapkan dapat mencerminkan kekayaan buda­ya yang dimiliki oleh provinsi ini. Mulai dari Mataraman hingga Madura.

Karena itu, dalam rangkaian debat publik yang difasilitasi oleh KPU Jatim, Nur Salam me­nyebut para pendukung diwajib­kan mengenakan kostum budaya dari berbagai wilayah di Jatim.

“Ini mencerminkan keka­yaan budaya yang dimiliki Provinsi Jatim. Kostum budaya boleh pakaian dari Mataraman, Madura, semua boleh,” kata Nur Salam, Rabu (16/10/2024).

Penggunaan kostum budaya tersebut merupakan nilai tambahyang ingin dihadirkan KPU Jatim dalam tahapan penyelenggaraan Pilgub Jatim 2024, salah satunya di momen debat kandidat.

“Sehingga, tentu ini lain dari­pada yang lain. Jadi itu yang membedakan. Jadi ditunggu saja, insya allah banyak kejutan-kejutan yang dihadirkan KPU Jatim,” ujar dia.

Selain itu, KPU Jatim juga akan menyediakan atribut kampanye untuk bahan sosialisasi masing-masing pasangan calon. Dia mengatakan, akan menonjolkankeanekaragaman budaya Jatim.

“Apa pun bentuknya, bahwa Pilgub itu untuk Jatim, untuk masyarakat itu sendiri. Itu pesan yang ingin kami sampaikan ke masyarakat,” tambah dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.