Dark/Light Mode

LSI Denny JA Prediksi Rijanto-Beky Tembus 65 Persen di Pilkada Blitar

Kamis, 21 November 2024 11:44 WIB
Imam Fauzi Surahmat, korwil LSI Denny JA Jawa Timur. (Foto: Ist)
Imam Fauzi Surahmat, korwil LSI Denny JA Jawa Timur. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peneliti dari LSI Denny JA, Imam Fauzi Surahmat, memaparkan prediksi menarik mengenai Pilkada Kabupaten Blitar yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.

Menurut data survei yang ia sampaikan, pasangan calon nomor urut 01, Rijanto-Beky, memiliki peluang besar untuk meraih elektabilitas hingga 65 persen atau bahkan lebih. Prediksi ini didasarkan pada berbagai faktor strategis yang menjadi keunggulan pasangan tersebut.

Salah satu poin utama dalam analisis ini adalah perbandingan antara popularitas dan elektabilitas pasangan Rijanto-Beky dengan rival mereka, pasangan nomor urut 02, Rini Sarifah-Abdul Ghoni.

Meski popularitas Rijanto-Beky berada di angka 80 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan Rini Sarifah-Abdul Ghoni yang mencapai 92 persen, elektabilitas keduanya menunjukkan keunggulan signifikan. Rijanto-Beky berhasil mencatat elektabilitas sebesar 55 persen, jauh melampaui Rini Sarifah-Abdul Ghoni yang hanya memperoleh 27 persen.

Baca juga : LMND Sesalkan Slogan Pilih yang Cantik di Pilkada Maluku Utara

Data itu menunjukkan bahwa tingkat kesukaan dan kepercayaan publik terhadap Rijanto-Beky lebih solid dibandingkan pasangan lawan yang justru terlihat berkebalikan dengan tingkat popularitasnya. Ini bisa jadi alarm untuk pasangan 02 karena seringkali fakta kontrasnya, popularitas dan elektabilitas cenderung membuka peluang terjadinya tren penurunan elektabilitas ke depannya.

 "Jadi bukan tidak mungkin nanti pilkada Blitar akan dimenangkan pasangan Rijanto-Beky dengan angka 65 persen," jelas Imam.

Menurut Imam Fauzi, popularitas Rijanto-Beky yang saat ini berada di angka 80 persen masih sangat berpeluang meningkat signifikan hingga 90 persen.

"Jika popularitas Rijanto-Beky menembus 90 persen, elektabilitas mereka juga memiliki potensi besar untuk naik hingga 65 persen atau lebih. Ini merupakan hasil dari kesesuaian persepsi publik terhadap keinginan hadirnya figur pemimpin baru sebesar 50 persenan lebih dan justru disisi sebaliknya ada mayoritas publik di Kabupaten Blitar tidak menginginkan kembali Rini Sarifah untuk menjadi Bupati lagi, dengan catatan hal tersebut terus dibarengi strategi kampanye yang efektif dan masif," jelasnya.

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Rabu 20 November Hadir Di Metropolitan Mall

Faktor lain yang mendukung prediksi ini adalah dukungan terbuka dari tokoh berpengaruh, Gus Iqdam. Berdasarkan data survei, dukungan Gus Iqdam memiliki dampak signifikan dengan tingkat popularitas Gus Iqdam yang mencapai 95,9 persen diyakini sangat berpengaruh besar terhadap arus suara kepada pasangan 01 Rijanto-Beky.

"Peran Gus Iqdam memperkuat daya tarik pasangan 01, khususnya di segmen pemilih yang sebelumnya belum menentukan pilihan," tambah Imam yang juga koordinator LSI Denny JA wilayah Jatim-Bali ini.

Imam menambahkan, dalam konteks penguasaan teritori kewilayahan, 01 menunjukkan dominasi di semua wilayah. Di sisi lain, terbukanya peningkatan elektabilitas 01 adalah masih adanya pemilih yang belum menentukan yang masih lumayan tinggi, yakni di dapil 2 Dapil 4 dan Dapil 5.

"Ini kami yakini akan menjadi band wagon effect (efek arus kemenangan) akan membawa sisa yang belum menuntukan pilihan lebih akan lari kepada pasangan 01 daripda 02. Apalagi selisih keduanya sangat jauh, yakni di angka 28 persen. Ini dimungkinan justru pemilih 02 akan bermigrasi pada pilihan 01," jelasnya.

Baca juga : Golkar Jakarta Pede Pasangan Rido Menang Satu Putaran di Pilkada 2024

"Jadi publik relatif lebih bergeser di mana arus kemenangan itu berada dan data menunjukan arus dominasi kemenangan itu ada di paslon 01," tambah kandidat doktor UB ini.

Sebelumnya, survei LSI Denny JA juga menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan 02, meskipun didukung oleh popularitas tinggi, terkendala oleh rendahnya tingkat kesukaan publik. Ini mencerminkan bahwa popularitas saja tidak cukup tanpa penguatan pada aspek elektabilitas.

Dengan waktu yang masih tersisa, strategi Rijanto-Beky yang berfokus pada peningkatan pengenalan publik serta dukungan dari tokoh-tokoh kunci diprediksi akan menjadi kunci keberhasilan mereka. Pilkada Kabupaten Blitar pun menjadi salah satu kontestasi yang paling dinantikan di akhir tahun 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.