Dark/Light Mode

Nihi Rote dan Hospitality Academy Dukung Pelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal

Selasa, 21 April 2026 21:18 WIB
Founder dan Presiden Komisaris PT Boa Development Panji Adhikumoro Soeharto (ketiga kiri) dan Titiek Soeharto (tengah) di acara soft opening Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy, Selasa (21/4/2026). (Foto: Dok. Nihi Rote)
Founder dan Presiden Komisaris PT Boa Development Panji Adhikumoro Soeharto (ketiga kiri) dan Titiek Soeharto (tengah) di acara soft opening Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy, Selasa (21/4/2026). (Foto: Dok. Nihi Rote)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di hamparan eksotis Pantai Bo’a, Kabupaten Rote, Nusa Tenggara Timur, sebuah langkah besar menuju kesejahteraan masyarakat lokal resmi dimulai.

Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli menggelar soft opening Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy, menjadi simbol nyata bagaimana investasi dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan.

Founder dan Presiden Komisaris PT Bo’a Development Panji Adhikumoro Soeharto mengenang awal mula penemuan lokasi tersebut lebih dari satu dekade lalu.

“Sejak pertama kali kami melihat tanah ini 15 tahun lalu, kami tahu bahwa kami telah menemukan sesuatu yang benar-benar istimewa,” ujar Panji dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Baca juga : Raih PROPER Emas ke-9, Pupuk Kaltim Dukung Pengelolaan Lingkungan Hidup

 Ia menceritakan bagaimana pada tahun 2011 dirinya bersama sejumlah rekannya diajak menjelajahi Rote hingga akhirnya tiba di Pantai Bo’a, yang saat itu masih alami.

Dari kekaguman itulah lahir mimpi besar, yakni membangun salah satu resort terbaik di dunia, tanpa mengorbankan alam dan masyarakat sekitar.

Sejak pembangunan dimulai pada 2012, kawasan yang semula gersang kini bertransformasi menjadi ekosistem hijau, dengan lebih dari 1,6 juta tanaman ditanam dan pengembangan nursery yang kini menjadi salah satu yang terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun lebih dari sekadar destinasi wisata, Nihi Rote hadir sebagai ruang tumbuh bagi masyarakat.

Baca juga : Dukung Pelestarian Lingkungan Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak

Melalui Rote Hospitality Academy, generasi muda setempat mendapatkan akses pendidikan dan pelatihan kerja secara gratis.

Program ini tidak hanya berfokus pada industri perhotelan, tetapi juga telah melahirkan sejumlah tenaga ahli lainnya yang siap mengabdi di daerahnya.

“Kami berkomitmen untuk melestarikan keaslian budaya lokal dan memberdayakan generasi muda melalui pelatihan kerja gratis,” kata Panji.

Ia menambahkan, resort ini adalah rumah, bukan hanya untuk tamu, tetapi juga untuk masa depan bagi komunitas, flora dan fauna di pulau ini.

Baca juga : Bos TMMIN Dukung Pemerintah Tahan Harga BBM, Singgung Daya Beli Rakyat

Komitmen tersebut juga diperkuat dengan peluncuran Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli yang menjadi payung berbagai inisiatif sosial, mulai dari pendidikan hingga konservasi satwa, termasuk perlindungan kura-kura leher ular yang terancam punah.

Kehadiran proyek ini turut mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, yang hadir langsung dalam acara tersebut. Ia bahkan didapuk untuk menandatangani proses soft opening.

“Sungguh sebuah kebanggaan saya bisa hadir di sini, menyaksikan sebuah resort yang luar biasa indah ini. Saya mengapresiasi dengan adanya hospitality academy ini. Semoga bisa menghasilkan dan meluluskan putra-putri daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga Pulau Rote semakin dikenal di dunia internasional.” ucap Titiek Soeharto.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus dan Rajiv, serta para founder Nihi Rote lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.