Dark/Light Mode
- 2 Kemenangan Beruntun, PSM Makin Pede di BRI Super League
- Petaka Menit Ke-90, Persib Tumbang di Markas Madura United
- Juventus Vs Rennes Berakhir Imbang, Gol Kemenangan Dianulir VAR
- Debut di Asian Para Games 2026, Abdil Majid Langsung Sabet Emas
- AC Milan Dibantai Bournemouth, Maignan Kena Kartu Merah
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Menurunnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) sejak satu setengah bulan terakhir ini dikhawatirkan akan memicu lonjakan angka positif Covid-19.
Apalagi kalau mengendurnya kepatuhan terhadap prokes dibarengi dengan kenaikan mobilitas warga, keadaan yang sudah mulai aman ini, bisa memburuk lagi.
Baca juga : Ayo Cegah Covid Gelombang Ketiga
Untuk itu, sudah saatnya pemerintah kembali melakukan kampanye prokes secara serentak di seluruh kabupaten/ kota.
Covid itu masih ada. Pandemi belum berubah jadi endemi. Jadi jangan pernah lengah. Jangan pernah mengabaikan prokes. Sekali masyarakat ramai-ramai melanggar prokes, akibatnya bisa fatal.
Baca juga : Kebut Vaksinasi Anak Sekolah
Sekarang ini, masyarakat sudah mulai main ke mal lagi, belanja di pusat-pusat perbelanjaan dan pasar tradisional. Tapi sayang, orang-orang yang mengabaikan prokes saat berada di tempat-tempat umum, makin banyak.
Oleh karena itu, kita berharap para pengelola mal, pusat perbelanjaan dan pasar tradisional memperketat lagi prokesnya. Di samping, perlu secara rutin mengadakan acara bagi-bagi masker. Ini penting untuk mengingatkan para pengunjung mal dan pasar tradisional bahwa memakai masker itu adalah cara yang sangat ampuh untuk memutus mata rantai penularan Covid.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.