Dark/Light Mode

MinyaKita Disunat

Sabtu, 15 Maret 2025 05:10 WIB
KIKI ISWARA DARMAYANA
KIKI ISWARA DARMAYANA
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Sepekan terakhir ini, mencuat kasus penyunatan takaran Minya­Kita. Hasil investigasi Satgas Pangan menunjukkan di beberapa pasar di Jakarta ditemukan MinyaKita ukuran 1 liter setelah diperiksa ternyata isinya hanya 750 hingga 800 mililiter.

Artinya MinyaKita yang merupakan Minyak Goreng Rakyat itu volumenya disunat 20 hingga 25 persen. Kejahatan seperti ini harus diusut tuntas.

Baca juga : Awas Harga Pangan Melangit

Terjadinya penyunatan MinyaKita yang diduga dilakukan oleh beberapa perusahaan pengemas minyak goreng jelas sangat merugikan konsumen, termasuk pedagang tahu, tempe goreng dan martabak telur.

Lebih menyedihkan lagi, selain volumenya disunat, hasil monitoring di beberapa daerah, MinyaKita rata-rata dijual dengan harga Rp 17.200 per liter, padahal HET (Harga Eceran Tertinggi)-nya Rp 15.700 per liter.

Baca juga : Jaga Harga Sembako

Sejak awal Ramadhan, permintaan terhadap sembako, terutama beras, minyak goreng, telur dan gula me­mang naik signifikan. Dan, khusus untuk minyak goreng, permintaan konsumen naik hampir 30 persen,

Kita berharap, Satgas Pangan bersama-sama Bareskrim Polri menindak tegas orang-orang culas yang menyu­nat MinyaKita. Perusahaan pengemas MinyaKita yang curang mesti ditutup dan pemiliknya dihukum berat.

Baca juga : Adakan Proyek Padat Karya

Kalau perusahaan penyunat MinyaKita ternyata merupakan kepanjangan tangan dari pabrik minyak goreng, maka pemilik pabriknya juga harus diperiksa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.