Dark/Light Mode
- Pertamina Foundation Buka Daycare Inklusif di Simprug, Dukung Pekerja
- Wamenkop: Kreativitas Jadi Pondasi, Tulang Punggung Koperasi
- Hendri Satrio: Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih
- Kilang Balikpapan Sudah 99 Persen, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman
- Menhut: Presiden Prabowo Salurkan Banpres Rp 240 Miliar untuk Karhutla Kalbar
Wartawan Senior
Sebelumnya
Dikte kebijakan ini menguntungkan segelintir pengusaha alat tes Covid. Di saat orang-orang dihimpit permasalah ekonomi pandemi, ada yang sengaja mengambil keuntungan sesaat. Ini sungguh perbuatan keji.
Baca juga : Promosi Kok Saat Pandemi
Terlihat jelas dari terus gonta-ganti kebijakan terkait transportasi perjalanan umum bahkan pribadi. Terbaca sekali persaingan dan pertempuran bisnis antar sesama perusahaan alat tes Covid. Pertempuran antara produsen Antigen dan produsen PCR.
Baca juga : Melawan Importir Alkes
Keduanya seperti bersaing berebut pengaruh. Mereka dengan caranya mendikte kebijakan yang memaksa publik untuk menggunakan alat tes Covid sebagai persyaratan kegiatan di era kenormalan baru. Ini ironi.
Saatnya Pemerintah meneguhkan pendirian. Negara mesti bebas dari dikte pengusaha. Indepensi mahal harganya. Semoga Indonesia dapat segera keluar dari krisis dan siap menyongsong Indonesia maju sejahtera. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.