Dewan Pers

Dark/Light Mode

Timnas Iran

Raja Asia Siap Buat Kejutan

Sabtu, 25 Juni 2022 07:00 WIB
Mehdi Taremi. (Foto: Getty Images).
Mehdi Taremi. (Foto: Getty Images).

RM.id  Rakyat Merdeka - Iran akan meramaikan kompetisi Piala Dunia 2022 dari Grup B. Negara itu akan bersaing dengan tim-tim besar bersama Inggris, Amerika Serikat dan Wales.

Iran, yang ditarik sebagai tim pertama Pot 3, dipindahkan ke Grup B karena kehadiran sesama tim konfederasi Asia (Qatar) di Grup A.

Mengacu pada alasan ini, Iran sedikit diremehkan. Inggris dan Wales yang punya sejumlah pemain papan atas Eropa menjadi unggulan.

Lawan Iran pada laga pembuka Grup B Piala Dunia 2022 akan sangat berat. Bagaimana tidak, mereka akan berhadapan dengan Inggris yang diperkuat oleh beberapa pemain top, seperti Harry Kane dan Harry Maguire.

Meski demikian, Iran tak gentar. Sebagai tim terkuat di Asia, mereka akan tetap bersaing siapa pun lawannya. Iran akan tampil di putaran final Piala Dunia ketiga berturut-turut dengan tim nasional peringkat 1 dari kawasan Asia yang mampu membuat tanda di turnamen tersebut.

Tim asuhan Dragan Skocic lolos ke babak final 2022 dengan hasil memuaskan. Mereka menang delapan kali, seri satu kali dan kalah satu kali di babak kualifikasi terakhir mereka.  

Berita Terkait : Antisipasi Karhutla, Sumsel Siapkan Ribuan Personel

Itu cukup bagi Iran untuk finish di puncak grup di atas Korea Selatan. Pada putaran ketiga Piala Dunia 2022, Iran menang 1-0 atas Suriah pada laga perdana. Kemudian menang lagi 3-0 atas Irak.

Uni Emirates Arab menjadi korban ketiga Iran setelah ditekuk 0-1. Hanya Korea Selatan yang berhasil menahan imbang Iran dengan skor 1-1.

Kemudian mereka juga satu-satunya klub yang bisa memberi kekalahan kepada Iran pada putaran ketiga Piala Dunia 2022.

Nama Dragan Skocic mungkin jarang disebut di Eropa, akan tetapi di Asia, namanya jadi pemuncak pelatih top.

Bagaimana tidak, Dragan Skocic telah berhasil membawa Iran lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 dengan mantap.

 

Dragan Skocic merupakan pelatih yang berasal dari Kroasia. Dia menjabat sebagai Pelatih Timas Iran sejak Februari 2020. Liga Arab memang bukan kompetisi asing buat sang pelatih.

Berita Terkait : Pras Ingatkan Anies Bekerja Maksimal Disisa Jabatan

Sebelum menjabat manajer Iran, dia pernah menjadi juru taktik Al Nasser, Al Arabi dan sebagainya.

Sebenarnya ada tiga nama bintang yang harus diwaspadai dari Timnas Iran. Mereka adalah Sardar Azmoun, Alireza Jahanbakhsh, dan Mehdi Taremi.

Akan tetapi, nama yang terakhir menjadi yang paling ditakuti karena pengalaman dan performanya yang ciamik.

Mehdi Teremi merupakan penyerang yang saat ini berseragam FC Porto. Dia di sana bukan hanya jadi penghias, tapi jadi andalan.

Teremi mencetak 20 gol dan 12 assists untuk FC Porto musim lalu. Dia juga sudah mengemas delapan gol di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Sementara, Sardar Azmoun adalah pemain Bayer Levekusen. Meski jarang dimainkan, tapi pengalamannya di Eropa pantas diwaspadai.

Berita Terkait : Optimalkan Layanan Digital, BTN Siapkan Strategi Jitu

Pada tahun 1978, Iran mencatatkan penampilan pertama di Piala Dunia setelah mengalahkan Australia di babak kualifikasi.

Tahun 1997, Iran lolos ke Piala Dunia kedua mereka secara dramatis melalui peraturan gol tandang (away goal) setelah menahan imbang Australia 1-1 di Iran dan 2-2 di Melbourne, Australia dalam babak play-off.

Pada Piala Dunia tersebut, Iran mencatat kemenangan pertamanya dalam pertandingan melawan Amerika Serikat.

Iran juga lolos ke Piala Dunia dan tampil di Piala Dunia 2006 sebagai salah satu wakil Asia. Mereka baru kembali lolos ke putaran final Piala Dunia pada laga tahun ini. ■