Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jerman vs Italia

Kejutan Der Panzer

Selasa, 14 Juni 2022 07:00 WIB
Thomas Muller. (Foto: Getty Images).
Thomas Muller. (Foto: Getty Images).

RM.id  Rakyat Merdeka - Jerman dan Inggris yang dianggap sebagai tim kuat, belum mampu berbuat banyak di ajang UEFA Nations League 2022. Buktinya, Jerman dan Inggris berada di posisi bawah klasemen Grup A3. Mereka kalah pamor sama Italia dan Hungaria.

Dari tiga kali pertandingan, Der Panzer – julukan Jerman, meraih hasil imbang yakni lawan Italia (1-1), Inggris (1-1) dan Hungaria (1-1). Alhasil, Jerman menempati posisi ketiga dengan nilai tiga poin. Sedangkan Inggris menmpati posisi buncit dengan nilai dua poin.

Nah, dini hari nanti, Jerman akan kembali menghadapi Italia di Borussia Park. Pelatih Jerman Hans Flick mengaku, timnya kelelahan karena padatnya jadwal. Laga terakhir, mereka baru saja ditahan imbang 1-1 dri Hungaria.

Mereka berduel di Puskas Arena Park, Minggu (12/6) dini hari WIB. Timnas Hungaria mencetak gol lebih dahulu lewat aksi Zsolt Nagy pada menit ke-6. Namun, Jerman membalasnya lewat kinerja apik Jonas Hofmann di menit ke-9.

Menurut Flick, jadwal laga UEFA Nations Legue 2022/2023 kelewat padat. Padahal banyak pemainnya baru saja menuntaskan musim panjang di klub masing-masing.

Berita Terkait : Jakarta Bisa Disejajarkan Dengan Paris Dan London

“Empat pertandingan terlalu banyak setelah musim yang panjang. Anda harus menghitungnya sebagai jadwal dua tahun,” kata Flick.

Kepadatan jadwal itu, dinilai Flick, membuat para Timnas Jerman nyaris tak punya waktu beristirahat. Bahkan hingga menjelang putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar bergulir pada November nanti.

“Rasanya hampir tidak ada persiapan pramusim (bagi klub), kemudian Bundesliga berjalan dan Liga Champions. Mereka terus bertanding tiga atau empat hari sekali hingga Piala Dunia nanti,” katanya.

Musim baru Bundesliga Jerman 2022/2023 dijadwalkan bergulir mulai 5 Agustus nanti, sedangkan Liga Champions yang diikuti empat klub Jerman akan berlangsung 6 atau 7 September.

 

Sebelum terbang ke Qatar pada 21 November, Timnas Jerman juga memiliki jadwal sisa pertandingan grup Nations League menjamu Hungaria pada 23 September yang dilanjutkan lawatan ke Inggris tiga hari berselang.

Berita Terkait : Titisan Dybala Bakal Ke Milan

“Ini harus menjadi perhatian UEFA dan FIFA dan kita perlu bertanya ke diri sendiri bagaimana memberi kesempatan pemain beristirahat, sesuatu yang teramat penting,” kata Flick yang menangani Timnas Jerman sejak 2021.

Timnas Jerman sempat menangguk hasil mengejutkan setelah gagal lolos dari fase penyisihan grup Piala Dunia 2018 di Rusia, yang merupakan capaian terburuk dalam 80 tahun.

Di bawah asuhan Hansi Flick, Timnas Jerman punya catatan tak pernah kalah dengan meraih delapan kemenangan dan tiga hasil imbang.

Sementara, Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini sangat menyayangkan hasil tanpa gol saat Gli Azzurri bertemu Timnas Inggris.

Bertanding di Stadion Molineux, Sabtu (11/6) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Italia hanya bermain imbang 0-0 dengan Inggris.

Berita Terkait : Kesejahteraan Petani Di Era Mentan SYL Terus Meningkat

Timnas Italia hanya sanggup mencuri satu poin dalam lawatannya ke markas Timnas Inggris pada matchday ketiga Grup A3 UEFA Nations League 2022/2023.

Menurut catatan WhoScored, Gli Azzurri memang kurang tampil dominan dalam laga tersebut, dengan hanya memegang penguasaan bola 40,6 persen.

Dari segi peluang, Italia hanya melepaskan 8 tembakan dengan 3 mengarah ke tgawang. Adapun Timnas Inggris mengkreasikan 12 peluang yang 4 di antaranya menuju tepat sasaran.

Meski begitu, Roberto Mancini tetap memuji penampilan anak-anak asuhnya yang cukup bagus, terutama di babak pertama.

“Kami memiliki peluang, mungkin lebih dari Inggris, tetapi secara keseluruhan para pemain melakukannya dengan baik,” tutur Mancini seperti dilansir RAI Sport. ■