Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pembalap MotoGP dari Ducati Francesco Bagnaia memberi tekanan kepada Fabio Quartararo jelang MotoGP Aragon akhir pekan ini. Tekanan ini tak bisa diremehkan.
Pasalnya, jarak poin antara Bagnaia dengan sang pemuncak klasemen terpaut 61 poin berkat empat kemenangan beruntun.
Dalam tiga pekan ke depan, 74 poin maksimal diperebutkan ketika Aragon menjadi awal rangkaian triple header atau tiga balapan beruntun sebelum Jepang dan Thailand. Bagnaia tiba di Aragon dengan bekal empat kemenangan beruntun yang fantastis.
Baca juga : Hore, Marquez Bisa Balapan Di Aragon
Dia menjadi pebalap pertama yang melakukan hal itu di atas motor Ducati. Kemenangan sang pebalap Italia pada tahun lalu di Aragon akan jadi modal tambahan dalam upayanya menekan Quartararo, yang belakangan ini tampil kurang garang.
“Saya senang kembali balapan di Aragon, di mana saya meraih kemenangan pertama saya di MotoGP pada tahun lalu,” kata Bagnaia dikutip laman resmi Ducati, kemarin.
“Secara umum, ini trek yang baik bagi kami. Saya rasa kami bisa lebih kencang tahun ini ketimbang tahun lalu, “ tambah Bagnaia.
Baca juga : MotoGP Hampa Tanpa Marquez
Setelah kehilangan cukup banyak poin di paruh pertama musim karena performa jeblok, Bagnaia kini muncul sebagai ancaman serius dengan penekanan bahwa belum ada pebalap yang menang balapan selain dia sejak pertengahan Juni lalu.
Pada 2021, Bagnaia terjatuh di FP2 tapi mampu merebut pole setelah mencetak rekor baru di Sirkuit Aragon. Dari posisi start terdepan, Bagnaia meraih kemenangan perdananya di MotoGP setelah bertarung dengan Marc Marquez hingga lap terakhir.
Meskipun Bagnaia masih tertinggal 30 poin dari Quartararo di klasemen pebalap, Ducati memiliki peluang menyegel gelar konstruktor di Aragon. Pabrikan Italia itu saat ini unggul 110 poin dari Yamaha dengan enam balapan tersisa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya