Dewan Pers

Dark/Light Mode

Piala Dunia 222

Lawan Amerika Serikat, Keluarga Timnas Iran Terancam Masuk Bui

Selasa, 29 November 2022 11:58 WIB
Para pemain timnas Iran. (Foto : ist)
Para pemain timnas Iran. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penolakan pemain Timnas Iran menyanyikan lagu kebangsaan berbuntut panjang. Otoritas Iran dilaporkan mengancam bakal memenjarakan para keluarga pemain timnas Iran jika kembali tak menyanyikan lagu kebangsaan saat menghadapi Amerika Serikat.

Rabu (30/11) dini hari nanti, Iran akan menghadapi laga hidup mati kontrak Amerika Serikat grup E, Piala Dunia 2022 Qatar pukul 02.00 dini hari WIB.

Berita Terkait : Iran vs Amerika Serikat, Isu Politik Panaskan Duel Hidup Mati

Keluarga mereka akan menghadapi 'kekerasan dan penyiksaan' jika mereka tidak menyanyikan lagu kebangsaan atau jika mereka ikut campur dengan protes politik apapun melawan rezim Teheran," tulis laporan The Guardian, Selasa (29/11).

Dilaporkan juga para pemain Iran sudah diperiksa oleh sayap militer Garda Pengawal Revolusi Iran (IRGC) usai menolak menyanyikan lagu kebangsaan pada pertandingan pembukaan turnamen melawan Inggris.

Berita Terkait : Duel Alot, Kamerun Vs Serbia Berakhir 3-3

Langkah itu dilakukan di tengah protes nasional di Iran yang menantang berlanjutnya pemerintahan teokratis Teheran. Apalagi, Saman Ghoddos, satu-satunya pemain Iran yang berlaga di Liga Premier, juga mendukung menyerukan perubahan.

Pekan lalu, mantan pemain sepak bola internasional Iran Voria Ghafouri juga ditangkap dengan alasan "menodai reputasi tim nasional dan menyebarkan propaganda melawan negara." Itu terjadi satu hari sebelum Iran melawan Wales, ketika para pemain mereka menyanyikan lagu kebangsaan mereka.