Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prancis Vs Italia, Deschamps Dan Spalletti Siap Perang Strategi
Jumat, 6 September 2024 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dua raksasa Eropa, Prancis dan Italia akan berjumpa pada laga perdana UEFA Nations League (UNL) 2024/2025 di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, dini hari nanti. Ini menjadi adu taktik dan strategi dua pelatih ternama yakni Didier Deschamps dan Luciano Spalletti.
Les Bleus alias Ayam Jantan ulukan Prancis dan Gli Azzurri - julukan Italia menjadi dua tim favorit dalam peta persaingan di Grup 2 Liga A. Sementara 2 tim lain di Grup 2 adalah Belgia dan Israel. Mereka tetap punya potensi membuat kejutan, jika Prancis dan Italia sampai lengah.
Deschamps dan Spalletti tentu bakal mendapat tekanan wajib menang dalam duel kedua tim favorit ini. Sebagai tuan rumah, Timnas Prancis tentu sedikit punya kans lebih besar untuk mengamankan hasil positif. Dari sisi head to head, Deschamps dan Spalletti belum pernah beradu taktik secara langsung di lapangan. Sementara duel terakhir Prancis vs Italia terjadi pada 2018 silam, ketika Timnas Italia masih dibesut Roberto Mancini.
Deschamps dan Spalletti juga pernah sama-sama melatih kompetisi Liga Italia pada kurun 2006/2007. Tapi ketika itu Spalletti melatih AS Roma di Serie A, sedangkan Deschamps bersama Juventus di kompetisi Serie B.
Baca juga : Melaju Ke Semifinal Tenis US Open 2024, Pegula Kubur Iga Swiatek
Duel taktik perdana antara Deschamps vs Spalletti jelas menarik dinanti. Terlebih jelang laga kedua kubu juga punya masalah yang harus dipecahkan.
Spalletti banyak mendapat kecaman, bahkan dituntut mundur lantaran Timnas Italia tersingkir di babak 16 besar Euro 2024. Banyak penggemar Azzurri yang kecewa lantaran permainan mereka dinilai tidak memuaskan.
Spalletti kini punya tanggung jawab untuk mengembalikan performa timnya. Satu hal yang agaknya bakal berubah adalah Italia kali ini akan menggunakan formasi 3 bek untuk meladeni Prancis. Ia bertekad tidak mau mengulang kesalahan di Euro 2024 terutama soal strategi dan taktik.
Indikasinya dapat dilihat dari banyaknya pemain bek tengah yang ia bawa ke Paris. Mereka adalah Alessandro Bastoni, Riccardo Calafiori, Alessandro Buongiorno, Federico Gatti, dan Caleb Okoli.
Baca juga : Luna Maya, Kenang Batal Nikah
Spalletti juga menegaskan bahwa skema tiga bek bakal jadi pilihan utama, namun tetap dengan beberapa variasi. Spalletti enggan memakai strategi yang lebih rumit, seperti perubahan pola dari 4 bek menjadi 3 bek di tengah permainan. “Melakukan perubahan di tengah laga mungkin adalah sebuah kesalahan. Saya sudah memikirkan itu, dan akan menjadi salah satu perubahan yang saya lakukan. Saya tidak mau pusing-pusing lagi, jadi kami akan selalu bermain dengan formasi 3-5-2, 3-4-2-1, atau 3-5-1-1,” jelas Spalletti.
Sementara di kubu seberang, Deschamps tidak punya masalah berarti dengan sistem yang hendak dimainkan. Sejak melatih Timnas Prancis, termasuk ketika membawa timnya menjuarai Piala Dunia 2018 dan jadi runner-up Piala Dunia 2022, Deschamps kerap memainkan skema 4-3-3 atau 4-2-3-1. Formasi 4 bek selalu menjadi pakem dalam strategi yang dipilih.
Tapi, Deschamps memiliki masalah di lini tengah. Di mana, Prancis kehilangan para pemain andalan seperti Aurélien Tchouaméni dan Eduardo Camavinga karena cedera. Adrien Rabiot juga tak ada dalam daftar pemain Prancis. Sebagai pengganti, Deschamps membawa beberapa pemain minim pengalaman, termasuk Manu Koné.
“Manu sebenarnya adalah salah satu gelandang bagus yang dimiliki Prancis. Sekarang semua terserah padanya untuk memanfaatkan kesempatan ini. Sama seperti pemain lain yang harus bisa memanfaatkan menit bermain di sini,” katanya.
Baca juga : Pidato Paus di Istana Negara: Hapuskan Prasangka, Tumbuhkan Saling Percaya
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 6 September 2024 dengan judul Prancis Vs Italia, Deschamps Dan Spalletti Siap Perang Strategi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya