Dark/Light Mode

Tahan Imbang Tuan Rumah Arab Saudi

Pasukan Garuda Teror Tim-tim Besar Asia

Sabtu, 7 September 2024 06:40 WIB
Pemain Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Arab Saudi.  (Foto: Dok. PSSI)
Pemain Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Arab Saudi. (Foto: Dok. PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timnas Indonesia kembali membuat kejutan, setelah menahan imbang tuan rumah Arab Saudi 1-1 di laga perdana Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, dini hari kemarin. Hasil ini menjadi teror bagi tim-tim besar Asia lainnya.

Penjaga gawang naturalisasi Maarten Paes sukses melakukan debut gemilangnya dengan penyelamatan serangan dari The Green Falcons alias Tim Elang Hijau - julukan Arab Saudi. Di laga tersebut, Maarten Paes menepis tendangan penalti pemain tuan rumah Salem Aldawsari yang menjadi algojo.

Tim Garuda unggul lebih dulu lewat gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-19, setelah berkolaborasi dengan Sandy Walsh. Tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Musab Fahz Aljuwayr di akhir babak pertama.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) mengaku senang atas penampilannya yang ditunjukkan anak asuhnya. “Timnas Indonesia saat ini berbeda dengan sebelumnya. Kami akan membuat banyak kejutan di turnamen AFC dalam beberapa tahun ke depan,” ujar STY dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Baca juga : Cino Siap Pukul KO Carrizo

STY menyebut, dirinya memiliki kepercayaan yang tinggi kepada setiap pemain dan skuadnya secara keseluruhan. Melihat kualitas skuad yang ada, juru taktik asal Korea Selatan tersebut yakin timnas Indonesia dapat berbicara banyak di level Asia. “Kami terus termotivasi menggapai tujuan kami,” kata STY.

Timnas Indonesia memang berbeda ketika ditangani Shin Tae-yong baik secara prestasi maupun para pemain. STY tidak segan “memotong generasi” timnas dengan memberikan kepercayaan kepada generasi muda untuk tampil di skuad senior, sebut saja ada Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Rizky Ridho, Ernando Ari, dan lain-lain.

Kemudian, dia juga rutin mencari pemain keturunan Indonesia di luar negeri untuk dinaturalisasi, tentunya dengan syarat memiliki kemampuan sepak bola mumpuni. Sejak dirinya membesut Tim Garuda, STY setidak-tidaknya sudah mendatangkan 14 pemain keturunan Indonesia dari luar negeri ke timnas seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Shayne Pattynama, Rafael Struick, dan Justin Hubner.

Kualitas mereka tidak sembarangan lantaran bermain untuk klub-klub di liga teratas Eropa seperti di Liga Belgia untuk FCV Dender, Sandy Walsh di KV Mechelen juga Liga Belgia dan Jay Idzes di Venezia yang berkompetisi di Serie A Italia. Jay Idzes merupakan pemain Indonesia pertama yang merumput di Serie A.

Baca juga : Putin Pilih Harris Ketimbang Trump

Pencapaian STY saat membela Indonesia yaitu beberapa kali mencatatkan rekor di timnas Indonesia yaitu meloloskan Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk pertama kalinya sejak 1986. Kemudian, meloloskan Indonesia ke Piala Asia dua kali beruntun yakni pada 2023 dan 2027. Sebelum itu, Indonesia bermain di Piala Asia pada 2007.

Selanjutnya, membawa Indonesia menorehkan sejarah lolos ke 16 besar Piala Asia edisi 2023. Indonesia pun dibawa Shin melaju hingga semifinal Piala Asia U-23 2023 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Piala Asia U-23 2023 merupakan debut pertama Indonesia di kompetisi tersebut setelah sebelumnya selalu terhenti di kualifikasi.

STY juga melambungkan peringkat Indonesia di FIFA dari sebelumnya di urutan ke-173 menjadi 133 pada pemeringkatan terbaru Juli 2024. Terkini, Shin membawa timnas Indonesia membuat kejutan dengan mampu mengimbangi tuan rumah Arab Saudi, peringkat 56 FIFA.

Menurut STY, kesolidan lini pertahanan menjadi kunci keberhasilan skuad Garuda menahan imbang Arab Saudi. “Salah satu alasan kenapa performa kami baik adalah karena bahkan para penyerang kami turut bertahan dengan bagus,” ujar STY.

Baca juga : KPK Setorkan Uang Pengganti Dan Rampasan Rp 40,5 Miliar

STY mengaku sudah memperingatkan soal permainan Arab Saudi kepada anak-anak asuhnya. Ia menyebut timnas Indonesia perlu mengantisipasi kualitas pemain Arab Saudi dan strategi pelatih mereka Roberto Mancini. Mancini, disebut Shin sebagai pelatih terkenal yang berada di level dunia dengan segudang pengalaman dan pencapaian sebagai pelatih seperti tiga kali menjuarai Liga Italia bersama Inter Milan, satu kali menjuarai Liga Inggris bersama Manchester City, dan membawa timnas Italia kampiun Piala Eropa 2020.

Perpaduan itu membuat STY meyakini Arab Saudi akan tampil menyerang. STY pun meminta anak-anak asuhnya untuk bertahan dengan padu dan tidak memberikan ruang tembak bagi Arab Saudi di area berbahaya. Ia menempatkan tiga bek tengah di belakang. Sektor itu diisi sang kapten Jay Idzes, Sandy Walsh, dan Rizky Ridho.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 7 September 2024 dengan judul Tahan Imbang Tuan Rumah Arab Saudi, Pasukan Garuda Teror Tim-tim Besar Asia

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.