Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Binaraga Jakarta Cetak Sejarah, Dua Emas Setelah 20 Tahun Puasa
Rabu, 11 September 2024 18:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah 20 tahun puasa, akhirnya Binaraga Jakarta cetak sejarah. Dua atlet binaraga berhasil meraih dua emas untuk Jakarta di PON XXI wilayah Sumut, Selasa (10/9).
Emas pertama disumbang oleh Slamet Junaedi pada kelas 60 Kg. Lalu emas kedua diraih oleh Sahri kelas 70 Kg.
Junaidi yang turun di kelas 60 Kg berhasil meraih emas pertama setelah menyisihkan atlet asal Banten Samsul Bahri dan Agung Wibowo dari Sumatera Utara, yang secara berurut meraih perak dan perunggu.
Baca juga : Agun: Fungsi Kepartaian Berjalan, Indonesia Emas 2045 Terwujud
Sementara Sahri yang turun di kelas 70 Kg, unggul atas Panca Tri Anggono asal Jatim dan Doddy Armanda Putra dari Sumut.
Keduanya tak bisa menyembunyikan rasa bahagia. Air mata pun menetes tak tertahan. Usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) keduanya langsung sujud sukur.
Ketua Dewan Pembina KONI DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengaku, bangga dengan prestasi yang diraih oleh Binaraga DKI.
Baca juga : Dicari, Gubernur Yang Bisa Turunkan Polusi!
Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta ini juga memberikan bonus langsung kepada dua atlet Binaraga peraih emas sebesar Rp 15 juta.
Ketua Umum PBFI Jakarta Estepanus Tengko saat UPP mengatakan, keberhasilan Junaedi dan Sahri adalah berkat doa dan dukungan seluruh warga Jakarta dan KONI DKI Jakarta.
"Sahri dan Junaedi memang tertib dalam berlatih tanpa henti, terima kasih warga Jakarta dan KONI DKI," tegas Estepanus Tengko dalam keterangannya, Rabu (11/9).
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan Pertalite Tetap Disalurkan Sesuai Penugasan Pemerintah
Junaedi dan Sahri saat naik podium UPP juga diberikan bonus langsung oleh KONI Jakarta Rp 15 juta. Bonus tersebut biasa disebut dengan duit kepretan saat bertanding.
Diketahui, Pengurus Provinsi Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Jakarta menurunkan empat atlet di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Selain Junaedi dan Sahri, ada Didie Hermawan kelas 80 Kg dan Rudi Rahmat Romadan kelas 75 Kg yang hanya masuk final atau Top 5.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya