Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ambisi Arsenal untuk duduk di tiga besar Liga Primer Inggris terbuka lebar. Pasalnya, The Gunners alias Meriam London akan menjamu Leicester City yang sedang labil di Stadion Emirates, malam ini.
Arsenal yang bermain imbang dengan Manchester City di laga terakhir dengan skor 2-2 masih mempertahankan rekor tidak pernah kalah di Liga Primer. Namun, permainan ultra-defensif alias parkir bus yang mereka terapkan mendapat banyak kritik dengan penguasaan bola 22 persen dan jumlah tembakan cuma lima.
Saat ini, Arsenal menduduki peringkat keempat dengan nilai 11 atau terpaut dua angka dari sang rival Manchester City yang kokoh di posisi puncak. Sedangkan posisi kedua dan ketiga diduduki Liverpool dan Aston Villa dengan poin 12.
Laga melawan Leicester City bakal jadi pembuktian tim asuhan Mikel Arteta ini bahwa mereka tidak hanya menganut satu pakem saja. Apalagi, performa Arsenal musim ini soal ketajaman memang tengah disorot.
Baca juga : Melaju Ke Semifinal Badminton Macau Open 2024, Raja Tarkam Terus Menyala
Ini memang berbeda dengan pakem Arsenal yang dikenal sebagai tim berkarakter menyerang sejak era Arsene Wenger. Namun, ini juga menunjukkan bahwa Mikel Arteta bisa berpikir pragmatis demi merebut poin penting di Etihad.
Lagipula, saat menghadapi Bolton di Carabao Cup, Arsenal sudah melakukan penebusan dengan tampil menyerang dan berhasil mencetak 5 gol. Itupun dilakukan dengan kebanyakan pemain muda. Kini, menghadapi Leicester City, Arsenal kemungkinan bakal tampil tidak kalah menyerang. Para pemain senor fit dan Meriam London butuh tiga poin mutlak.
Arteta menyebut timnya bermain sangat bagus melawan Bolton Wanderers. Meski memainkan banyak pemain muda, Arsenal mampu menguasai laga dan tampil menyerang sepanjang 90 menit. The Gunners mengemas 23 tembakan (9 on target) dan menguasai bola hingga 75 persen. “Kami memiliki malam yang sangat positif dengan penampilan banyak pemain muda di Carabao Cup. Itu jelas malam yang luar biasa dan kami bermain dengan sangat baik dengan beberapa pemain senior dan pemain akademi,” kata Arteta.
Menghadapi Leicester City yang secara kualitas di atas Bolton Wanderers, Arsenal bakal memainkan tim terbaiknya. Meski Martin Odegaard masih absen, Leandro Trossard yang mendapat kartu merah melawan Manchester City sudah bisa bermain. Hukumannya sudah dijalani di Carabao Cup.
Baca juga : Agnez Mo, Tolak Tawaran Klub Striptis Hollywood
Namun, Arsenal bakal tampil pincang saat melawan Leicester City. Hal itu diungkap sang pelatih Mikel Arteta dalam konferensi pers jelang laga, kemarin. Dia mengatakan, sejumlah pemain andalannya diragukan tampil saat duel melawan Leicester. Seperti David Raya, Ben White dan Jurrien Timber.
“Sampai detik ini belum ada kabar terbaru terkait kondisi David Raya, Ben White dan Jurrien Timber. Kebugaran mereka masih ditangani tim medis. Ada kemungkinan mereka bakal absen,” kata Arteta seperti dikutip dari The Sun, kemarin.
Arteta bilang, Raya sendiri sudah absen sejak kemenangan 5-1 atas Bolton di ajang Carabao Cup. Sehingga, ada kemungkinan ia bakal absen lagi karena proses penyembuhan cedera otot kakinya butuh waktu panjang. “Kami hanya bisa bersabar menanti kabar terbaru dari tim medis. Saya hanya bisa harap dia segera kembali ke skuad. Begitu juga White dan Timber,” ujarnya.
Jika Raya tidak dapat tampil menghadapi Leicester, Arteta mungkin akan memberikan kesempatan debut kepada kiper nomor dua, Neto. Neto, yang membela Arsenal dengan status pinjaman dari Bournemouth, tidak dapat bermain melawan Bolton karena ia sedang menjalani aturan bertanding.
Baca juga : Kini, Koruptor Tak Takut Lagi Korupsi
Hal tersebut membuat Arteta memberikan kesempatan tampil sebagai starter kepada penjaga gawang berusia 16 tahun, Jack Porter, yang menurutnya tampil cukup baik melawan Bolton. “Jack telah berlatih bersama kami sejak pra-musim dan kami yakin bahwa dia bisa melakukan peran tersebut,” kata Arteta.
Sementara itu, Leicester City, belum pernah menang di Liga Inggris 2024/2025. Upaya The Foxes untuk mengincar tiga poin perdana, sekaligus naik dari peringkat 15, tidak akan mudah. Selain harus bertandang ke Emirates lawan tim peringkat 4 EPL, statistik Leicester musim ini memang buruk untuk sekadar misi tidak terdegradasi ke Championship lagi. rsenal mendapatkan banyak kritik karena bermain bertahan melawan Manchester City.
Berdasarkan statistik WhoScored, secara rapor, Leicester hanya menempati urutan 12 dengan hanya nilai 6,58. The Foxes juga memiliki salah satu xG terendah dengan 5,05. Hanya 1 tim yang lebih buruk daripada mereka, yaitu Ipswich Town. “Kami memiliki beberapa pemain yang cedera, atau masalah kebugaran yang absen di Carabao Cup. Beberapa pemain masih absen di hari Sabtu, sehingga secara skuad tidak ada yang berubah dari laga terakhir melawan Everton,” ujar pelatih Leicester, Steve Cooper. [JON/DNU]
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 28 September 2024 dengan judul Arsenal Vs Leicester City, Buru Posisi Tiga Besar
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya