Dark/Light Mode

Tingkatkan Prestasi Atlet, KONI DKI Sinergi Dengan BUMD & Kampus

Jumat, 20 Desember 2024 16:47 WIB
Sekretaris Umum KONI DKI, Aminullah jumpa pers bersama awak media di Jakarta, Jumat (20/12)
Sekretaris Umum KONI DKI, Aminullah jumpa pers bersama awak media di Jakarta, Jumat (20/12)

RM.id  Rakyat Merdeka - KONI DKI Jakarta bersama cabang olahraga (cabor) berkomitmen untuk terus bersinergi untuk meningkatkan prestasi para atlet diajang event nasional maupun internasional. 

Pasca pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XXI/2024 di Aceh-Sumut, KONI DKI Jakarta langsung bergerak melakukan evaluasi dan pemetaan kekuatan untuk mengharumkan nama Jakarta. 

Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid mengatakan, sinergi antara KONI dan cabor untuk meningkatkan prestasi. 

"KONI dan cabor berkomitmen untuk mengharumkan nama Jakarta," ujarnya di acara Media Gathering bersama wartawan di Jakarta Jumat (20/12). 

Hidayat menyatakan, persaingan prestasi atlet antar daerah akan semakin ketat. 

"Sinergi ini untuk bahu membahu dalam mewujudkan prestasi yang maksimal di PON tahun 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB," tegasnya.   

Hidayat juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, Dispora, DPRD DKI dan BUMD serta seluruh masyarakat ibu kota yang terus mendukung prestasi atlet. 

Baca juga : PLN EPI Raih 4 Penghargaan Laporan Tahunan Internasional

Sekretaris Umum KONI DKI, Aminullah menambahkan, selain cabor, KONI juga berkolaborasi dengan sejumlah BUMD. Perusahaan daerah bersama KONI telah meneken kerja sama untuk menyalurkan atlet peraih emas di PON Aceh-Sumut bekerja di BUMD pada Kamis (19/12).    

BUMD yang telah meneken MoU adalah PAM Jaya, Bank DKI, Jakpro, Ancol, Pasar Jaya, TransJakarta, Paljaya, Sarana Jaya dan Dharma Jaya. 

"Kolaborasi dan sinergi antara BUMD dan KONI bisa menambah motivasi para atlet untuk terus berjuang dan berprestasi," tegas Sekum KONI DKI Aminullah. 

Selain dengan BUMD, KONI juga berkolaborasi dengan beberapa universitas di Jakarta. Universitas tersebut, nantinya akan memberikan beasiswa kepada para atlet yang berprestasi. 

Sementara itu,  Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta yang juga CdM Aceh-Sumut Fatchul Anas melanjutkan, sinergi berkelanjutan dengan cabor, BUMD dan universitas adalah tugas utama KONI dalam membina atlet. 

Nanti kata Fatchul, PON ke-XXII akan digelar di NTB dan NTT pada tahun 2028. 

"Pastinya KONI dan cabor akan terus berjuang maksimal. Dengan pembinaan ini, KONI berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga dan mengharumkan nama bangsa,” pungkasnya.

Baca juga : Jokowi Dan Gibran Terima Dengan Lapang

256 Atlet Peraih Emas 

Diketahui, diajang PON XXI Aceh-Sumut, 256 atlet asal Jakarta berhasil meraih medali emas. Dari jumlah tersebut tercatat ada 78 atlet usia pelajar, 83 atlet usia kuliah dan 95 atlet berpotensi kerja.  

Sebelumnya, para atlet, pelatih dan asisten pelatih (aspel) peraih medali PON sudah mendapatkan bonus dari Pemprov DKI Jakarta. Selain atlet, pelatih dan aspel, cabor atau pengurus provinsi (pengprov) yang menjadi juara umum juga mendapatkan bonus dana pembinaan.

Pemberian bonus diberikan langsung oleh Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi di Balai Agung, Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (9/12).

Total bonus yang diberikan untuk atlet, pelatih, aspel dan pengprov (cabor) kurang lebih sekitar Rp370 miliar.Dari 1.040 nomor pertandingan di PON Aceh-Sumut, Kontingen DKI Jakarta meraih 479 medali yang terdiri dari 184 emas, 150 perak, dan 145 perunggu. Jumlah peraihan medali tersebut meningkat 65,7 persen dan lebih besar dari PON ke-XX di Papua yang hanya mendapatkan 301 medali.

Selain medali, untuk jumlah cabor yang meraih juara umum juga meningkat. Di PON Aceh-Sumut, ada 19 cabor dari DKI Jakarta yang meraih juara umum sedangkan di Papua hanya 4 cabor. Dari 19 cabor yang juara umum, mayoritas pada nomor olimpiade dengan menyabet 84 emas.

Para atlet DKI Jakarta juga membuat kejutan saat PON Aceh-Sumut, dan ada sekitar 19 atlet. Jakarta pun berhasil pecah rekor nasional. 

Baca juga : Ayo Tingkatkan Literasi untuk Pendidikan Bermutu

Para pemecah rekor itu, yakni para atlet peraih medali emas individu akan mendapatkan bonus Rp400 juta, pelatih Rp240 juta dan aspel Rp120 juta. Lalu, peraih emas pasangan untuk atlet Rp400 juta, pelatih Rp240 juta dan aspel Rp120 juta.

Peraih emas beregu untuk atlet Rp280 juta, pelatih Rp320 juta dan aspel Rp160 juta. Untuk atlet peraih perak individu Rp200 juta, pelatih Rp120 juta, aspel Rp60 juta.

Atlet peraih perak pasangan Rp200 juta, pelatih Rp120 juta, aspel Rp60 juta. Atlet peraih perak beregu Rp140 juta, pelatih Rp160 juta, aspel Rp80 juta. Sementara itu, atlet peraih perunggu individu Rp100 juta, pelatih Rp60 juta, aspel Rp30 juta.

Atlet peraih perunggu pasangan Rp100 juta, pelatih Rp60 juta, aspel Rp30 juta. Atlet perunggu beregu Rp70 juta, pelatih Rp80 juta dan aspel Rp40 juta.

Sementara itu, berdasarkan data KONI DKI Jakarta, 19 cabor atau pengprov yang menjadi juara umum,  yaitu sepatu roda, terbang layang, renang artistik, atletik, bisbol, berkuda, dan biliar lalu bola basket 5X5 putra-putri, bola tangan, catur, bridge, e-sport, golf, judo, karate, korfball, kurash serta tenis meja.

Ke-19 pengprov yang bakal mendapatkan bonus dari Pemprov DKI Jakarta, yakni Akuatik, Atletik, Perbasasi, Pordasi, POBSI, Perbasi, ABTI, Gabsi, Percasi, ESI, PGI, PJSI, Forki, PKSI, Ferkushi, PRUI, Persani, Porserosi dan PTMSI. Sementara untuk cabor atau pengprov yang meraih juara umum akan diberikan bonus Rp800 juta. Bahkan, atlet pemecah rekor juga ditambahkan bonus sekitar Rp80 juta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.