Dark/Light Mode

Bukan Messi Atau Ronaldo, Ini Pesepakbola Paling Tajir Sejagat

Senin, 30 Desember 2024 11:54 WIB
Faiq Bolkiah. (Foto : ist)
Faiq Bolkiah. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mungkin menjadi ikon sepak bola dengan penghasilan besar, namun kekayaan mereka tidak sebanding dengan satu pemain sepak bola yang pernah gagal bersinar di Premier League, yakni Faiq Bolkiah.

Dua legenda sepak bola modern ini telah mengumpulkan kekayaan besar melalui karier mereka yang gemilang. Messi, yang kini berusia 37 tahun, telah meraih banyak trofi bersama Barcelona, PSG, dan Inter Miami.

Dia telah memenangkan delapan Ballon d’Or, 12 gelar liga, empat Liga Champions, dan satu Piala Dunia. Berdasarkan laporan Celebrity Net Worth, kekayaannya mencapai hampir Rp14 Triliun.

Sementara itu, Ronaldo, yang juga telah mengukir namanya di dunia sepak bola bersama Real Madrid, Manchester United, Juventus, dan Al-Nassr, memiliki kekayaan sekitar Rp13 Triliun.

Baca juga : Produksi 1 Juta Mobil, Mitsubishi Cetak Sejarah

Namun, jika kekayaan keduanya digabungkan menjadi Rp 27 Triliun saja, jumlah tersebut masih jauh di bawah nilai kekayaan Faiq Bolkiah yang dilaporkan mencapai Rp 326 Triliun, Wow!

Bolkiah, keponakan Sultan Brunei, adalah salah satu ahli waris dari kekayaan keluarga yang diperkirakan bernilai Rp 4 Kuadriliun lebih. 

Lahir di Los Angeles, Bolkiah memulai perjalanan sepak bolanya di tim junior Newbury, sebelum bergabung dengan akademi Southampton, Chelsea, dan Leicester City. Meski begitu, dia tidak pernah berhasil tampil di tim utama salah satu klub tersebut.

Pada tahun 2020, Bolkiah menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan klub Maritimo di Portugal, tetapi hanya bermain di tim U-23. 

Baca juga : Menko AHY dan Menteri Ara Apresiasi Penerapan Hunian Hijau di MGK Serang

Setahun kemudian, dia pindah ke klub Chonburi di Thailand, di mana ia tampil dalam 32 pertandingan, mencetak dua gol, dan empat assist. Kini, pemain berusia 26 tahun itu bermain untuk Ratchaburi sejak tahun 2023.

Dalam kancah internasional, Bolkiah yang memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan Brunei, telah membela tim nasional Brunei sebanyak enam kali dan mencetak satu gol.

Walaupun tidak pernah mencapai puncak karier di Premier League, dia sempat bermain bersama Ruben Loftus-Cheek dan Tammy Abraham saat masih di akademi Chelsea.

Ruben Sammut, salah satu mantan rekan setimnya di akademi, mengungkapkan bahwa Bolkiah adalah sosok yang rendah hati. 

Baca juga : Virgil van Djik Cetak Sejarah, Ini 11 Pesepakbola Terbaik Versi FIFPro

Sammut menceritakan bahwa meskipun rekan-rekannya sering bercanda tentang status Bolkiah sebagai keturunan kerajaan, mereka tetap menghargai semangatnya dalam bermain sepak bola.

Menurut Sammut, Bolkiah bermain bukan karena kebutuhan, tetapi karena kecintaannya pada sepak bola. Komentar tersebut mencerminkan bagaimana tekad Bolkiah untuk tetap berkarier di lapangan hijau meskipun latar belakangnya sangat berbeda dari pemain kebanyakan.

Perjalanan karier Faiq Bolkiah menunjukkan bahwa kecintaan terhadap sepak bola tidak selalu diukur dari pencapaian, melainkan dari dedikasi dan tekad untuk terus bermain meski jalan tidak selalu mudah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.