Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - AS Roma akan menjamu Genoa pada laga lanjutan Serie-A Italia di Olimpico, dini hari nanti. Duel ini bakal sengit, karena kedua tim papan tengah ini memiliki kekuatan nyaris seimbang dan sama-sama bertekad untuk menembus tiket Liga Eropa.
Hingga pekan ke-21 Serie A, Tim Serigala -julukan Roma menempati peringkat kesepuluh dengan koleksi 24 poin. Sedangkan Genoa berada di bawah satu peringkat dengan selisih satu angka. Peringkat ini seolah telah memperlihatkan kekuatan kedua tim saat ini nyaris sama. Termasuk bila dilihat hasil di beberapa pertandingan.
Tapi, Roma punya catatan baru di laga terakhir yaitu belum terkalahkan di lima laga terakhir. Tim asuhan Claudio Ranieri ini meriah tiga kali kemenangan dan dua kali seri. Menang 4-1 atas Sampdoria di Coppa Italia, menggilas Parma 5-0, menahan AC Milan 1-1 di San Siro, membungkam Lazio 2-0 dalam Derby della Capitale, dan seri 2-2 di kandang Bologna.
Melawan Bologna, keunggulan Roma melalui gol Alexis Saelemaekers menit ke-58 dibalikkan oleh tuan rumah lewat gol Thijs Dallinga menit 61 dan penalti Lewis Ferguson menit 65. Roma mengamankan satu poin secara dramatis setelah Artem Dovbyk mencetak gol dari titik putih pada menit 90+8.
Sementara itu, Genoa tak terkalahkan dalam tiga pertandingan terkini mereka. Anak-anak asuh Patrick Vieira ini menang 2-1 di kandang Empoli, imbang 0-0 di markas Lecce, dan menang 1-0 atas Parma berkat gol tunggal Morten Frendrup.
Baca juga : Swiatek Ditantang Raducanu
Karena itu, bila dilihat dari selisih kedua tim yang hanya terpaut 1 angka, bisa dipastikan hasil pertandingan pekan ini bakal membuat Roma dan Genoa saling bertukar posisi, terutama jika Il Grifone sanggup menundukkan I Lupi.
Duel Roma vs Genoa ini juga diprediksi menarik dan layak disimak karena kedua tim sama-sama baru mengganti pelatih jelang pertengahan musim. Pada November 2024 lalu, Roma mengangkat Claudio Ranieri menggantikan Ivan Juric, sementara Genoa menunjuk Patrick Vieira untuk menggantikan Alberto Gilardino.
Pelatih Roma Claudio Ranieri mengakui, kendati bakal bermain away, Genoa tidak bisa dianggap remeh. Mereka punya rekor tandang tidak pernah kalah di lima pertandingan terakhir Serie A. Hasil away terakhir Genoa adalah 0-0 di markas Lecce.
Di sisi lain, AS Roma juga punya rekor kandang yang istimewa. I Lupi tercatat selalu menang dalam 5 laga home terakhir di semua ajang. Terakhir, Roma menang 2-0 atas Lazio dalam Derby della Capitale pada 6 Januari 2025 lalu.
“Genoa bermain sangat praktikal di bawah Vieira. Mereka punya determinasi dan menutup ruang dengan sangat cepat. Kami secara taktikal harus bermain lebih cerdas,” kata pelatih Ranieri seperti dikutip dari Football Italia, kemarin.
Baca juga : Proyek Infrastruktur Tak Sekencang Dulu
Sementara itu, Pelatih Genoa, Patrick Vieira menegaskan jika semua pemain penting, sehingga bertekad untuk pulang membawa poin. “Saya puas dengan poin yang kami peroleh melawan tim yang bagus hari ini. Kami solid, bersatu, dan terorganisir,” ujar Vieira.
Pelatih asal Prancis tersebut kemudian diminta pendapatnya tentang komentar Mario Balotelli yang mengungkap rasa tidak puasnya di akun sosial media. Di laga terakhir, Balotelli berada di bangku cadangan, sehingga meluapkan kekecewaanya di medsos.
“Mario adalah pemain penting, seperti Sabelli dan Vogliacco, yang tidak dimasukkan. Kami memiliki pemain lain di bangku cadangan. Kami adalah sebuah tim, dan kami semua penting. Saya membuat keputusan ini hari ini; besok, mungkin akan berubah,” ujarnya.
Balotelli bergabung dengan Genoa di akhir Oktober 2024 lalu dengan status free transfer. Namun sejak saat itu dia hanya tampil enam kali dan mengumpulkan 56 menit bermain, tanpa kontribusi gol.
Di tempat terpisah, drama empat gol mewarnai laga Inter Milan kontra Bologna yang berakhir dengan skor imbang 2-2 pada pekan tunda ke- 19 Serie-A Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, dini hari kemarin.
Baca juga : Jokowi-Sultan Bicara Geopolitik & Ekonomi Global
Dua gol Bologna dicetak Santiago Castro dan Emil Holm, sedangkan gol Inter disumbangkan Denzel Dumfries dan Lautaro Martinez.
Hasil imbang ini membuat Inter tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan 44 poin dari 19 pertandingan, berjarak tiga poin dari Napoli di posisi pertama. Di sisi lain, Bologna tertahan di peringkat kesembilan dengan 30 poin dari 19 pertandingan, terpaut enam poin dari posisi tempat besar. [DNU/JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya