Dark/Light Mode

Chelsea Vs  West Ham United, Pembuktian Potter Di Stamford Bridge

Senin, 3 Februari 2025 06:40 WIB
Pelatih West Ham United Graham Potter. (Foto: Getty Images)
Pelatih West Ham United Graham Potter. (Foto: Getty Images)

RM.id  Rakyat Merdeka - Chelsea akan bertemu West Ham United pada pekan ke-24 Liga Primer Inggris, di Stamford Bridge, dini hari nanti. Duel bertajuk Derby London ini bakal panas, dan menjadi pembuktian Graham Potter bagi sang mantan.

Potter, yang kini melatih West Ham United, ingin mem­buktikan bahwa dirinya pelatih berkualitas. Laga nanti bakal jadi comeback-nya Potter ke Stamford Bridge. Pelatih anyar West Ham itu sebelumnya dipe­cat The Blues pada 2023.

Chelsea baru saja tumbang dari Manchester City. The Blues pun terlempar ke peringkat keenam, karena hanya meraih 1 kemenangan dalam 5 laga terkini.

Performa Chelsea saat ini terbilang cukup mencemaskan. Dengan hasil kontra Man City, berarti pasukan Enzo Maresca kalah tiga kali dan cuma mampu menang dua kali dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Namun, Chelsea 'tak perlu khawatir'. Sebab, performa West Ham juga mencemaskan. West Ham United masih belum tampil konsisten sejak dilatih Potter. Sempat menang atas Fulham di laga debut, The Hammers kalah dari Crystal Palace, kemudian imbang dengan Aston Villa.

Baca juga : Bulu Tangkis Thailand Master 2025, Indonesia Gagal Panen Gelar

Pada pertemuan sebelumnya, dua gol Nicolas Jackson dan satu gol Cole Palmer mengan­tarkan Chelsea menang 3-0 di markas West Ham. Di Stamford Bridge nanti, dengan performa yang tidak jauh beda, Chelsea sepertinya layak untuk lebih difavoritkan.

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menegaskan bahwa timnya selalu berusaha untuk meraih kemenangan. Menghadapi West Ham, tiga poin sangat penting karena ini merupakan laga derbi.

"Kami selalu berusaha menampilkan performa terbaik di lapang­an termasuk melawan West Ham. Ini bukan tentang bangkit setelah kekalahan dari Manchester City, tetapi begitulah yang dilakukan sebuah tim," kata Maresca.

Maresca diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan dalam susunan pemainnya. Chelsea masih harus bermain tanpa Mykhaylo Mudryk (sanksi), Omari Kellyman (cedera hamstring), Romeo Lavia (cedera paha), Wesley Fofana (cedera hamstring), dan Benoit Badi­ashile (cedera paha).

Sementara itu, kiper utama Robert Sanchez terus mendapat sorotan setelah melakukan lima kesalahan yang berujung gol musim ini, terbanyak di antara pemain Chelsea lainnya. Meski banyak kritik, Maresca tampak­nya masih akan mempercayakan posisi penjaga gawang kepadanya.

Baca juga : Diselingkuhi Suami, Curhat Di Medsos

Di kubu West Ham, Potter membawa kabar baik terkait kondisi Jarrod Bowen. Penyerang andalan mereka sudah kem­bali berlatih dan diharapkan bisa tampil dalam pertandingan ini. Lucas Paquetá (cedera pangkal paha) juga berpeluang kembali, meski masih diragukan.

Namun, Crysencio Summer­ville (cedera hamstring), Michail Antonio (cedera kaki) dan Jean-Clair Todibo dipastikan absen.

Bek Dinos Mavropanos kem­bali dari skorsing dan berpeluang langsung masuk ke lini pertahanan menggantikan Aaron Cresswell.

West Ham memiliki rekor mencetak gol yang konsisten di laga tandang, dan kembalinya Bowen menjadi dorongan besar bagi mereka. Pemain berusia 28 tahun itu telah berkontribusi dalam hampir sepertiga gol West Ham di Liga Inggris musim ini.

Namun, Chelsea yang lebih segar dan bermain di kandang diprediksi akan mengamankan kemenangan dalam laga ini. Meskipun Potter berambisi membawa West Ham mencuri poin di Stamford Bridge, The Blues diperkirakan mampu meraih tiga poin untuk kembali ke jalur perburuan zona Liga Champions.

Baca juga : Bantah Elpiji 3 Kg Langka, Bahlil: Pengelolaan Sedang Ditata

Di sisi lain West Ham United yang dilatih Graham Potter, me­miliki motivasi berlipat untuk menang. Sang juru taktik ingin membuktikan kepada mantan timnya bahwa dia adalah pelatih yang hebat.

Potter mengakui bahwa diri­nya kecewa gagal tampil bagus saat melatih Chelsea. Namun, menurutnya periode itu merupa­kan salah satu momen terbaik dalam karirnya sebagai pelatih sepak bola. "Dalam karir semua orang mengalami pasang surut. Tentu saja saya kecewa saat di­pecat oleh Chelsea. Tapi, setelah semuanya berlalu menurut saya, itu adalah hal terbaik dalam hidup saya," kata Potter. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.