Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Mesut Ozil, mantan gelandang serang Arsenal dan Real Madrid memulai babak baru usai pensiun dari sepak bola pada 2023. Oziel memutuskan terjun ke dunia politik di Turki, negara asal orang tuanya.
Mesut Ozil resmi bergabung dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), partai yang dipimpin oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Ozil tampil dalam 254 pertandingan dan menjadi favorit fans. Di level internasional, Ozil juga berhasil memenangkan Piala Dunia 2014 bersama Jerman. Namun, setelah pensiun, dia memilih untuk fokus pada karier baru di luar lapangan hijau.
Pada hari Minggu (23/2/2025), Ozil terpilih sebagai anggota Dewan Pusat AKP dalam sebuah kongres di Ankara. Kongres tersebut juga menandai terpilihnya kembali Erdogan sebagai ketua partai untuk kesembilan kalinya.
Baca juga : Mewujudkan Politik Sejuk Saat Ramadan
AKP sendiri telah memimpin Turki sejak 2002. Ozil, yang mengakhiri karier klubnya di Istanbul, dikenal sebagai pendukung setia Erdogan. Bahkan, Erdogan pernah menjadi saksi pernikahannya dengan Amine Gulse, mantan Miss Turki, pada 2019.
Keputusan Ozil untuk terjun ke dunia politik tidak mengejutkan. Dia telah lama menunjukkan ketertarikannya pada isu-isu sosial dan politik.
Pada 2018, foto Ozil bersama Erdogan dan mantan rekan setimnya di timnas Jerman, Ilkay Gundogan, sempat menimbulkan kontroversi.
Foto tersebut membuat Ozil dikritik oleh kelompok sayap kanan Jerman dan memicu tuduhan rasisme terhadap Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Baca juga : Christian Pulisic Masih Betah Di AC Milan
Ozil kemudian memutuskan untuk pensiun dari timnas Jerman dan menyatakan bahwa dia selalu dianggap sebagai imigran ketika timnya kalah, tetapi diakui sebagai orang Jerman ketika menang.
Sebagai anggota baru Dewan Pusat AKP, Ozil akan menjadi bagian dari badan pengambilan keputusan penting partai.
Kongres partai tersebut dihadiri oleh ribuan pendukung yang memadati sebuah aula olahraga untuk menyaksikan Erdogan terpilih kembali.
Selain itu, 31 perwakilan dari 16 partai politik di 13 negara, serta 62 duta besar dan 34 perwakilan misi juga hadir dalam acara tersebut.
Baca juga : Mentan Jamin Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Ozil, yang sebelumnya dianggap sebagai simbol multikulturalisme Jerman, kini memilih untuk fokus pada karier politiknya di Turki.
Meski telah pensiun dari sepak bola, dia tetap aktif di media sosial dengan membagikan video kebugarannya.
Tubuhnya yang kini jauh lebih berotot dibandingkan saat masih bermain di Arsenal menunjukkan bahwa Ozil tetap menjaga kondisi fisiknya dengan baik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya