Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Inggris Vs Albania, Ujian Perdana Tuchel Bersama Si Tiga Singa
Jumat, 21 Maret 2025 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tim Nasional (Timnas) Inggris yang dimotori pelatih anyar Thomas Tuchel membawa misi lolos ke ke Piala Dunia 2026. Kini, debut Tuchel akan dilakoni saat The Three Lions alias Tiga Singa menjamu Albania di kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa matchday 1 Grup K.
Duel tersebut akan digelar di Wembley Stadium, Inggris, dini hari nanti. Inggris akan menghadapi lawan yang relatif lebih lemah dalam usaha mereka untuk meraih tiket ke Piala Dunia tahun depan. Timnas Inggris berada di Grup K, yang juga diisi oleh Albania, Andorra, Latvia, dan Serbia.
Di sisi lain, tim tamu Albania di atas kertas hanya punya kans kecil dalam laga tandang ke Inggris. Namun demikian bukan berarti tim besutan Sylvinho tak bisa membuat kejutan atas Inggris dengan pelatih baru mereka.
Timnas Inggris jelas menjadi unggulan di grup ini. Namun mereka tetap patut waspada terhadap ancaman tim-tim kuda hitam. Selain itu, Inggris tengah dalam tren relatif bagus. Hasil dari 5 pertandingan terakhir, Inggris sanggup memetik 4 kemenangan dan hanya 1 kalah.
Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Rockets Menghantam Magic
Inggris sempat menelan kekalahan 1-2 ketika menjamu Yunani, pada putaran awal UEFA Nations League 2024/2025. Namun demikian The Three Lions berhasil membalas ketika giliran bertandang ke Yunani, lewat kemenangan telak 0-3.
Pertandingan terakhir Inggris juga diwarnai hasil istimewa, yakni kemenangan telak 5-0 ketika menjamu Rep Irlandia. Pada laga tersebut semua gol Inggris dicetak oleh 5 pemain berbeda. Mereka adalah Harry Kane (53’), Anthony Gordon (55’), Conor Gallagher (58’), Jarrod Bowen (76’), dan Harwood Bellis (79’).
Saat ini di bawah kendali juru taktik Thomas Tuchel, Timnas Inggris fokus untuk memburu tiket lolos menuju Piala Dunia 2026. Tuchel diharapkan bisa membawa angin segar dan mempertahankan performa tim untuk mencapai Di sisi lain, Timnas Albania dalam tren performa buruk. Dalam kurun 5 laga terakhir mereka hanya bisa memetik 1 menang, 1 imbang, dan 3 kalah.
Kemudian dari sisi rekor head to head, Albania tercatat selalu kalah dari Inggris dalam 6 pertemuan. Dalam periode tersebut The Three Lion sanggup membobol gawang Albania hingga 19 gol, dan hanya kebobolan 1 kali saja.
Baca juga : Lega Eks Suami Rutin Beri Nafkah
Jika berkaca dengan statistik tersebut, jelas perjuangan tim asuhan Sylvinho bakal sangat berat. Namun bukan tidak mungkin Albania bisa membuat kejutan, atau setidaknya mencuri 1 poin.
Timnas Inggris berpeluang menggunakan formasi 4-2-3-1, dengan Harry Kane sebagai penyerang utama. Di kubu seberang, Albania bisa memakai formasi 4-3-3.
Kemenangan pertandingan pertama pada kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa akan menjadi modal penting bagi Inggris dan Albania untuk melangkah ke pertandingan-pertandingan lainnya.
Meskipun begitu, dalam pertandingan ini, Inggris lebih diunggulkan jika dibandingkan dengan Albania. Dari peringkat FIFA, tim nasional sepak bola pria Inggris berada di urutan 4 dengan total poin 1.813,81.
Baca juga : Ayo Garuda, Hajar Kanguru!
Inggris berada di bawah Argentina, Prancis, dan Spanyol yang masing-masing menduduki peringkat 1,2, dan 3. Sementara itu, Timas Albania berada di peringkat 65 dengan total poin 1.375, 57. Dengan begitu, terdapat selisih peringkat yang sangat jauh antara keduanya.
Menariknya, keputusan Tuchel memanggil kembali Jordan Henderson ke skuad Inggris menjadi perdebatan. Mantan kapten Liverpool ini akan berusia 35 tahun pada bulan Juni dan belum pernah membela The Three Lions sejak 2023. Namun, Tuchel menilai Henderson masih memiliki peran penting dalam tim.
“Jordan adalah pemenang sejati. Dia adalah kapten Ajax, selalu tersedia, dan telah memainkan banyak pertandingan. Dia membawa kepemimpinan, karakter, energi, dan memastikan standar tim tetap tinggi.”
Meskipun Inggris berpartisipasi di Nations League musim ini, mereka tidak bermain pekan ini karena mereka tidak masuk ke babak perempat final atau play-off promosi/degradasi. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya