Dark/Light Mode

Teco Pingin Ada Wasit Asing Pimpin Laga BRI Liga 1

Rabu, 14 Mei 2025 11:09 WIB
Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra alias Teco. (Foto : Baliutd)
Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra alias Teco. (Foto : Baliutd)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra alias Teco berharap PSSI terus memperbaiki kinerja para wasit BRI Liga 1. Agar lebih fair, Teco ingin ada wasit asing di musim mendatang.

Teco merujuk pekan ke-32, saat Bali United melawan Persija Jakarta. Laga sendiri dipimpin oleh wasit M. Tri Santoso didampingi asisten wasit Anang Sutardi dan Hendra Cipta Nasution dengan cadangannya Eko Saputra.

Sementara wasit dan asisten Video Assistant Referee (VAR) ialah Aidil Azmi dan Asri.

Hasil pertandingan sendiri berakhir 3-0 untuk kemenangan tuan rumah, berawal dari gol cepat menit 8 Gustavo Almeida.

Pada momen ini sendiri tidak adanya pengecekan VAR yang dilakukan untuk melihat posisi Gustavo yang menerima umpan datar silang dari Witan Sulaeman.

Baca juga : Super Elang Jawa Masih Pede Bertahan Di BRI Liga 1

Unggul 1 gol mampu disamakan oleh Rahmat Arjuna pada menit 24 setelah menerima umpan dari Irfan Jaya, namun VAR berkata lain.

Gol tersebut dianulir setelah dianggap Kadek Agung yang memberikan bola kepada Irfan Jaya terlihat menjatuhkan Ryo Matsumura.

“Seharusnya dengan adanya VAR tentu keputusan akan lebih baik. Ada wasit yang di lapangan dan wasit di ruang VAR, mereka bisa lebih konsentrasi dan fokus dalam memutuskan. Saat kami cetak gol, wasit di lapangan lihat tidak adanya pelanggaran, tetapi wasit di VAR panggil untuk cek dan akhirnya gol kami dianulir,” ucap Coach Teco dilansir laman resmi Bali United.

Semisal saat itu gol tidak dianulir, tentu posisi Serdadu Tridatu saat itu berimbang 1-1 hingga babak pertama berakhir dan mampu memberikan tekanan kepada tuan rumah.

Namun anak asuhnya langsung down perform sehingga 3 gol tidak dapat dihindarkan dari Macan Kemayoran.

Baca juga : Kata Marc Klok Usai Persib Juara BRI Liga 1

Pelatih yang sudah memulai karier di Indonesia tahun 2003 ini pun tetap memberikan masukan untuk federasi.

“Ketika pelatih ada masalah pasti dapat hukuman, begitu juga dengan pemain ada salah dapat hukuman. Tetapi wasit, saya lihat tidak ada hukuman ketika mereka salah. Malah pimpin lagi di Liga 1 pekan berikutnya,” terangnya.

“Sebagai manusia pasti punya kesalahan, tetapi alangkah baiknya wasit bisa lebih fair dalam menentukan keputusan. Kami di tim latihan kerja keras sekali untuk jalani pertandingan dan seharusnya wasit bisa lebih fair. Ketika tim punya pemain asing dan lokal, maka wasit juga harus lebih banyak wasit asing agar wasit lokal bisa belajar dari wasit asing tersebut,” tambah pelatih asal Brasil ini.

Bali United sendiri sempat dipimpin oleh wasit asing asal Malaysia, M. Nazmi Nasaruddin namun sisanya lebih banyak dipimpin oleh wasit lokal yang terkadang dalam mengambil keputusan kerap berbeda.

“Ini hanya masukan atau saran agar Liga 1 lebih kompetitif dan suporter bisa lebih menikmati pertandingan di musim depan,” tutup pelatih dengan tiga trofi Liga 1 di Indonesia ini.

Baca juga : Ingin Makan Nasi Padang Tanpa Rasa Berdosa? Begini Caranya

Stefano Cugurra sendiri akan berstatus tanpa klub setelah kompetisi Liga 1 musim ini berakhir.

Teco sendiri tidak melanjutkan kontraknya untuk Bali United di musim depan setelah capaian yang dialaminya di musim ini bersama Serdadu Tridatu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.