Dark/Light Mode

Prestasi Anjlok, CEO Red Bull Racing Dipecat

Jumat, 11 Juli 2025 06:30 WIB
Christian Horner. (Foto: Instagram/christianhorner)
Christian Horner. (Foto: Instagram/christianhorner)

RM.id  Rakyat Merdeka - Christian Horner dipecat dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan prinsipal tim Red Bull Racing. Penggantinya Laurent Mekies, yang sebelumnya memimpin tim Racing Bulls.

Pemecatan ini menandai be­rakhirnya kepemimpinan Horner selama dua dekade, yang penuh prestasi.

Namun, dalam 18 bulan terakhir prestasi Red Bull anjlok alias menurun. Tim ini hanya menem­pati posisi keempat klasemen konstruktor Formula One 2025.

Max Verstappen, pembalap andalan Red Bull hanya dua kali meraih kemenangan. Horner pun dipersalahkan atas hal ini.

Horner, meninggalkan wari­san delapan gelar pembalap, empat bersama Sebastian Vettel dan empat dengan Max Verstap­pen, serta enam gelar konstruk­tor untuk Red Bull.

Baca juga : Santai Disindir Tak Cantik Lagi

Ia juga sempat terseret kasus dugaan perilaku tidak pantas pada 2024, meski dinyatakan be­bas oleh penyelidikan internal.

Namun, kasus itu memper­lebar jurang antara Horner dan manajemen pusat Red Bull di Austria, yang diyakini turut mempengaruhi keputusan pemecatannya

Sejumlah sosok penting juga hengkang dari Red Bull, yakni Adrian Newey pindah ke As­ton Martin,, Rob Marshall ke McLaren, dan Jonathan Wheat­ley ke Sauber.

Kepala Strategi Red Bull Will Courtenay pun dipastikan pindah ke McLaren pada akhir musim.

Sementara itu, masa depan Verstappen di tim mulai dira­gukan, meski ia masih terikat kontrak hingga 2028. Rumor menyebut Mercedes tertarik merekrut sang juara dunia.

Baca juga : Menkeu Resah dengan Pertumbuhan Ekonomi

Mulai musim depan, Red Bull akan meluncurkan mesin buatan sendiri lewat Red Bull Powertrains, bekerja sama dengan Ford.

Langkah ambisius ini semakin memperkuat tanda tanya atas daya saing tim ke depan.

“Red Bull telah membebas­kan Christian Horner dari tugas operasionalnya mulai hari ini dan menunjuk Laurent Mekies sebagai CEO Red Bull Racing,” demikian pernyataan resmi tim, seperti dikutip dari ESPN, kemarin.

CEO Corporate Projects and Investments Red Bull, Oliver Mintzlaff, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Horner selama ini. “Dengan komitmen, pengalaman, dan pemikiran ino­vatifnya, Christian membangun Red Bull sebagai salah satu tim tersukses dan paling menarik di Formula 1. Ia akan selalu menjadi bagian penting sejarah kami,” ujarnya.

Mekies, yang kini naik ke Red Bull Racing, digantikan oleh Alan Permane sebagai prinsipal Racing Bulls.

Baca juga : Gibran: Saya Siap Ditugaskan ke Mana Pun

“Alan mengenal tim luar dalam dan selalu menjadi pilar penting dalam kesuksesan awal kami,” ujar Mekies.

“Ini tantangan baru, dan saya siap meneruskannya bersama Peter Bayer untuk membawa tim lebih maju,” kata Per­manen menanggapi pengang­katannya. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.