Dark/Light Mode

Mendongkrak Ekonomi Lokal, NTB Siap Sambut Fornas 2025

Rabu, 23 Juli 2025 13:34 WIB
Sosialisasi Fornas 2025 di NTB. (Foto : Ist)
Sosialisasi Fornas 2025 di NTB. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, H. Lalu Wirajaya, mengatakan Festival Olahraga Nasional (Fornas) bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum menghidupkan ekonomi lokal secara menyeluruh.

"Ini bukan sekadar event, tapi peluang emas yang harus kita kelola dengan cerdas. Fronas menyatukan sport, budaya, dan ekonomi lokal dari desa sampai kota,” ujar Lalu dalam keterangannya kepada media, Rabu (23/7/2025)..

Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII Tahun 2025 akan digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus.

Ini bakal menjadi panggung sport tourism, budaya, dan semangat kebangsaan dengan melibatkan lebih dari 20.000 pegiat olahraga masyarakat dari seluruh Indonesia.

Baca juga : Dukung Ekosistem Ekonomi Lokal, Artzy House Ramaikan Properti Di Karawang

Tahun ini, perhelatan dipastikan menjadi yang paling inklusif dan menyeluruh, dengan kegiatan tersebar di tujuh kabupaten/kota di NTB, khususnya Pulau Lombok, serta potensi perluasan ke wilayah Sumbawa dan Bima.

Sebanyak 74 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) akan berpartisipasi dalam tiga kategori besar, yakni Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK), Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT), serta Olahraga Tradisi dan Kreasi Budaya (OTKB). Sebanyak 36 venue disiapkan untuk mendukung kelancaran seluruh pertandingan dan kegiatan pendukung lainnya.

Acara pembukaan akan digelar di Gedung Gubernur NTB dan akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka beserta Ibu Negara.

Turut hadir Menko PMK, Menteri Pemuda dan Olahraga, Ketua KORMI Nasional, para gubernur se-Indonesia, hingga delegasi internasional, termasuk Putra Presiden Turki, Necmettin Bilal Erdoğan, dan perwakilan dari sembilan negara anggota ASEAN.

Baca juga : Incar Pasar Lokal hingga Asia Pasifik, ELIT Siapkan Strategi Pertumbuhan 2025

Fornas VIII 2025 juga diproyeksikan menjadi pendorong kuat pemulihan ekonomi daerah. Fornas VIII berpotensi menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp130 miliar hanya dalam sepekan. Sektor akomodasi diperkirakan menyumbang Rp30 miliar, makanan dan minuman Rp21 miliar, transportasi lokal Rp10 miliar, serta belanja oleh-oleh Rp6 miliar.

Sekitar 90% kebutuhan logistik dan venue dipasok dari pelaku usaha lokal, menciptakan ratusan lapangan kerja temporer dan mendorong pertumbuhan UMKM di berbagai sektor.

"Fornas ini adalah wisata rasa gotong royong. Ekonominya tidak hanya naik di grafik, tapi juga terasa di warung, pasar, dan dapur warga,” tambah Lalu, yang juga politisi Partai Gerindra itu.

Event ini sejalan dengan visi Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam menjadikan NTB sebagai destinasi unggulan MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) berskala nasional dan internasional. Strategi ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Baca juga : Warga Enjoy Nonton Balapan Formula E 2025

Mengusung tema “Kalah Menang, Semua Senang”, Fornas VIII bukan hanya soal medali dan pertandingan, tetapi menjadi ruang inklusif untuk merayakan semangat kebugaran, budaya, persatuan, dan kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia.

"Mari kita sambut Fornas dengan hati terbuka dan tangan terbuka. Kita buktikan bahwa NTB bukan hanya indah untuk dikunjungi, tapi juga kuat untuk membangun. Dari sport tourism, kita bawa NTB Makmur Mendunia,” pungkas Lalu Wirajaya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.