Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII akan ditutup oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Eks Bandara Selaparang, Mataram, NTB, Jumat (1/8/2025) malam.
Perhelatan dua tahunan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) ini bukan cuma sukses besar, tapi juga mencetak sejarah.
Digelar sejak 26 Juli, Fornas VIII menyebar di tujuh daerah: Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Bima. Pembukaannya dilakukan oleh Menko Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Ini sejarah pertama kali Fornas digelar di 6 kabupaten dan 1 kotamadya, dibuka Menko dan ditutup Wapres RI,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat konferensi pers di Lantai 6 Bank NTB Syariah, Kamis (31/7) malam.
Baca juga : Slank Bakal Guncang Penutupan Fornas, Wapres Dijadwalkan Hadir
Meski mengakui masih ada kekurangan, Iqbal menyebut gelaran ini sebagai loncatan besar untuk NTB. Dengan persiapan hanya tiga bulan lebih sedikit, hasil yang dicapai dianggap sangat membanggakan.
“Tentu masih ada kekurangan sana sini mengingat waktu persiapan Fornas VIII yang harusnya setahun bisa dilakukan 3 bulan 10 hari. Dengan kesuksesan Fornas VIII ini, Event Organizer (EO) lokal naik kelas dan kepercayaan dirinya meningkat untuk menggelar multi event kelas nasional maupun internasional,” ujarnya.
Tak hanya sukses sebagai tuan rumah, NTB juga mencatat prestasi manis. Dari sebelumnya peringkat ke-17, kini naik ke posisi 6 nasional dengan torehan 185 medali: 47 emas, 66 perak, dan 72 perunggu.
“Ini mimpi besar kami selama ini dan sudah terwujud. Pelaksanaan Fornas VIII di NTB bukan hanya sukses tetapi merupakan yang terbaik sepanjang sejarahnya,” tambah Ketua KORMI NTB, Nouvar Forqony Parinduan.
Baca juga : Maaf, Ronald Araujo Nggak Bakal Dijual!
Yang paling mengejutkan, tarian kolosal NTB yang tampil di malam pembukaan justru menarik perhatian Istana Presiden. Tarian yang mengisahkan perjuangan dan budaya NTB itu akan diundang tampil di peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta.
“Alhamdulillah. Usai pembukaan saya mendapat apresiasi. Tarian kolosal NTB pada acara pembukaan Fornas VIII mendapat undangan dari Istana Presiden untuk mengisi HUT RI ke-80. Kita sudah melakukan rapat. Pemprov NTB akan mendukung penuh pengiriman 200 personil tari kolosal yang menggambarkan sejarah perjuangan dan budaya NTB di Istana Presiden nanti,” tegas Iqbal.
Sutradara sekaligus koreografer tari kolosal, Lalu Suryadi Mulawarman, mengaku tak menyangka bakal dipanggil secepat ini.
“Saya pikir akan tampil tahun depan. Ternyata tadi Pak Gubernur menghubungi saya, memberitahukan bahwa kita akan tampil di Istana Presiden pada HUT RI ke-80 tahun ini dengan 200 penari,” katanya haru.
Baca juga : Industri Asuransi BUMN Bakal Lebih Besar Dan Kuat
Tari kolosal yang melibatkan 500 penari itu sebelumnya tampil spektakuler di halaman Kantor Gubernur NTB, saat pembukaan FORNAS VIII. Suguhan ini memukau para tamu undangan, termasuk AHY dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Rifky Harsa.
Tak cuma panen pujian langsung, penampilan tari kolosal ini juga viral di media sosial. Banyak warganet menyebut pertunjukan ini layak tampil di panggung nasional.
“Setelah pembukaan Fornas, Mamiq Gubernur memang menjanjikan akan membawa tarian ini ke Jakarta. Tapi, saya tidak menyangka akan secepat ini,” sambung Lalu Suryadi.
Undangan dari Istana jadi bukti nyata keberhasilan NTB dalam menampilkan budaya lokal dalam format pertunjukan megah. Tarian ini akan tampil di upacara kenegaraan peringatan HUT RI ke-80, membawa semangat masyarakat NTB ke jantung Republik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya