Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan kantor baru Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Indonesia di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (30/6/2025). Prabowo berharap Danantara terus berkembang sebagai institusi pengelola kekayaan negara yang andal.
Gedung Danantara tersebut sebelumnya ditempati oleh Bank Mandiri. Kini, gedung tersebut dinamakan Wisma Danantara Indonesia.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 13.10 WIB dengan didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Prabowo mengenakan kemeja safari berwarna krem.
Kehadiran Prabowo disambut jajaran direksi Danantara; CEO Danantara Rosan Roeslani; COO Danantara Dony Oskaria; CIO Danantara Pandu Sjahrir, dan Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir. Hadir juga jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam foto-foto yang diposting akun Instagram @presidenrepublikindonesia, Prabowo terlihat duduk di kursi depan. Kepala Negara diapit Gibran dan Rosan. Di depan mereka terdapat sebuah meja bundar yang sudah ada tumpeng.
Baca juga : SBY & 35 Artis Indonesia Luncurkan Video Musik
Selanjutnya, Prabowo terlihat memimpin prosesi potong tumpeng sebagai simbol peresmian dan harapan baik bagi masa depan Danantara. Potongan tumpeng pertama diserahkan Prabowo kepada Rosan.
“Presiden, didampingi oleh Wakil Presiden beserta jajaran pimpinan Danantara dan para menteri Kabinet Merah Putih, mengunjungi Wisma Danantara Indonesia yang resmi menjadi kantor Badan Pengelola Investasi Danantara ke depan,” demikian keterangan foto akun Instagram @presidenrepublikindonesia.
Setelah prosesi potong tumpeng, Prabowo memimpin rapat tertutup bersama jajaran Danantara dan anggota Kabinet Merah Putih. Rapat berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
Prabowo menyampaikan harapannya agar Danantara terus berkembang sebagai institusi pengelola kekayaan negara yang andal. “Mampu mendorong pembiayaan berbagai proyek strategis nasional, serta memberikan manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” ujar eks Danjen Kopassus itu.
Usai rapat, Rosan menyampaikan, apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Prabowo. Ia menegaskan bahwa Wisma Danantara bukan sekadar kantor pusat, melainkan menjadi rumah besar kolaborasi lintas sektor.
Baca juga : Kemenhut Evaluasi Total SOP Pendakian Gunung
“Ini adalah tanggung jawab yang sangat besar, yang kami berkomitmen penuh untuk menjaga amanah ini sebaik-baiknya,” ucap Rosan.
Menteri Investasi dan Hilirisasi ini mengatakan, Danantara saat ini mengelola aset senilai lebih dari 1 triliun dolar AS dan bertanggung jawab atas pengelolaan terhadap 889 BUMN strategis. Hal ini menjadikan Danantara sebagai salah satu lembaga pengelola investasi negara terbesar di kawasan Asia.
“Insya Allah dengan keberadaan Danantara ini, kita bisa mengakselerasi pembangunan ekonomi Indonesia dan mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, sesuai arahan Bapak Presiden,” ujarnya.
Mantan Ketua Umum Kadin Indonesia ini juga menekankan komitmen Danantara untuk menjalankan amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945 tentang pengelolaan kekayaan negara untuk kemakmuran rakyat.
Sejak diluncurkan pada 24 Februari 2025, Danantara telah menjalin komitmen investasi internasional senilai 7 miliar dolar AS dari negara mitra seperti Qatar, Rusia, China, dan Australia. Pada Juli mendatang, Danantara dijadwalkan menerima tambahan pendanaan 10 miliar dolar AS dari sektor perbankan luar negeri.
Baca juga : PKS Dan PDIP Jabar Desak Moratorium DOB Dicabut
Sementara, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, dalam rapat tertutup bersama Prabowo, di bahas soal penguatan kapasitas kelembagaan agar mampu berperan lebih besar dalam mendukung visi pembangunan nasional.
“Danantara, ada isu khusus tentunya. Yang dibahas tadi salah satunya adalah bagaimana lembaga ini bisa terus membangun kapasitasnya,” katanya.
Ketua Umum Partai Demokrat ini juga mengatakan, dalam rapat tersebut juga dibahas juga sejumlah agenda strategis, termasuk pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, dan energi. “Infrastruktur harus terus dijalankan untuk mendukung prioritas-prioritas Presiden. Kita juga berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan,” tutup AHY. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya