Dark/Light Mode

Semangat & Kerja Sama Tim Solid, HS Private Raih Juara 2 Liga AAFI Bogor Pusat

Minggu, 31 Agustus 2025 20:46 WIB
Foto: Didi Rustandi/RM.
Foto: Didi Rustandi/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Liga Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Kabupaten Bogor, Region Bogor Pusat resmi berakhir. Tim HS Private menyabet Juara 2 di kategori putra U-13, setelah menjalani pertandingan semifinal dan final, di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/8/2025).

Turnamen futsal yang gelar sejak 4 Mei 2025 dan selesai 31 Agustus 2025 ini diikuti 43 tim dari akademi futsal di Kabupaten Bogor dengan 4 kategori usia yaitu U-10, U-13, U-16 Putri dan U-16 Putra.

Liga AAFI Kabupaten Bogor Region Bogor dibagi menjadi 5 Region yaitu Bogor Pusat, Bogor Selatan, Bogor Timur, Bogor Barat dan Bogor Utara. Pembagian itu dilakukan lantaran terlalu besarnya wilayah Kabupaten Bogor.

Di kategori putra U-13, Smantic FA meraih juara 1 setelah mengalahkan HS Private. Meski kalah, HS Private menorehkan prestasi membanggakan di ajang Liga AAFI tahun ini.

HS Private yang diasuh coach Hopit Sopyan ini menjadi sorotan lantaran menjadi salah satu tim yang tidak diunggulkan, tapi berhasil membuat kejutan.

Sebabnya, HS Private mengandalkan kekuatan yang didominasi dari para pemain yang masih berusia 11 dan 12 tahun.

Mereka yakni, Radika (11 tahun), Clifford (12), Embun (11), Aidan (11), Alby (11), Haikal (12) Khenzi (11), Rafif (12), Janu(11), Arkan (11), Breren (11), Zidan (11), Axel (13) Aufar (13), Arfa (13) dan Zulfadli (13).

Kebanyakan pemain HS Private merupakan siswa kelas 6 SD Plus Daarul Fudlola, tempat Hopit juga mengajar ekskul futsal.

Sedangkan pemain dari tim lain merupakan siswa berusia 13 tahun yang duduk di kelas 7 dan 8 SMP.

Baca juga : Semangat Peserta Upacara Tinggi, Istana Kembali Buka Pendaftaran Hari Ini

Meski didominasi usia kelas 6 SD, tapi penampilan HS Private mampu mengguncang lapangan Cibos Futsal Cibinong, tempat digelarnya Liga AAFI Region Bogor Pusat.

Di Kabupaten Bogor, Tim Futsal SD Plus Daarul Fudlola memang cukup diperhitungkan oleh lawan-lawannya.

Tangan dingin Hopit, mampu menjadikan Tim Daarul Fudlola sebagai penantang gelar dalam setiap ajang pertandingan.

Pada Desember 2024, Arkan dkk juga menyabet gelar Champions di ajang Futsal Super League setelah di partai final menyingkirkan SDN Nanggewer 04.

Turnamen yang digelar di GOR Laga Satria Pakansari, Bogor ini diikuti lebih dari 70 sekolah di Kabupaten Bogor. Di ajang Liga AAFI Region Bogor Pusat U-13, HS Private berada di grup B bersama tim besar lainnya, yaitu NSB Liosh, AFSM, Infinity, Bogorians dan Proka BBT.

Sedangkan, di grup B ada Smantic, FCS, Mainkuy, Malaika, Bogem FC dan Beems FC. Sebelas tim itu merupakan tim yang memiliki nama besar dan biasa bertanding di ajang turnamen futsal di wilayah Bogor Raya.

Tapi, bagi HS Private kondisi itu bukanlah hal yang mesti ditakutkan, bahkan menambah semangat dan motivasi.

Meski, didominasi oleh anak usia SD dan kalah secara fisik, HS Private memiliki semangat dan kerja sama tim yang solid.

"Selain skill dan kekuatan fisik, semangat merupakan hal wajib yang harus dimiliki tim. Karena dengan modal semangat dan kerja keras, HS Private bisa tetap kuat bertanding melawan semua tim dan melaju sampai final," kata coach Hopit, yang didampingi official tim, yaitu coach Amir dan coach Fallah.

Baca juga : Selamat, Timnas Putri Inggris Juara Piala Eropa

Di penyisihan grup, HS Private harus puas menempati posisi 3 dibawah AFSM dan NSB Liosh yang menempati juara grup. Sedangkan, Smantic memuncaki grup A diikuti FCS dan Mainkuy. Berada di posisi 3 grup B membuat HS Private semakin beringas.

Di partai final six, Arkan dkk melibas FCS dengan skor 8-2. Kemenangan atas FCS itu mampu mendongkrak semangat squad HS Private.

Di semifinal, NSB Liosh sudah menanti dengan jersey biru mudanya. Partai semifinal ini sekaligus menjadi laga panas dan menjadi penentu siapa sebenarnya yang menjadi jawara di grup B.

Pasalnya, sejak pertemuan di putaran pertama di Liga AAFI Regional Bogor Pusat pada awal Mei 2025. HS Private vs NSB Liosh menjadi pertandingan yang keras, kuat dan panas.

Di pertemuan pertama pada putaran pertama, HS Private unggul dengan skor 3-1. Sebaliknya, di putaran kedua, NSB Liosh memenangkan pertandingan dengan skor 4-1.

Sedangkan, di semifinal HS Private mampu menundukan NSB Liosh dengan skor 1-0. Gol tunggal Axel berhasil menyingkirkan Liosh dan membawa HS Private ke final.

Di partai final, HS Private sudah ditunggu oleh Smantic yang lebih dulu lolos setelah dianggap menang WO atas AFSM. Smantic menang mudah tanpa bertanding, setelah AFSM dianggap melanggar peraturan Liga AAFI.

Sedangkan, HS Private harus menjalani 2 pertandingan dalam 1 hari, yaitu di semifinal dan final. Tentu hal ini berakibat kepada performa dan kekuatan tim.

Apalagi, setelah memenangkan pertandingan semifinal, HS Private hanya diberikan waktu istirahat sekitar 60 menit, setelah selanjutnya harus menghadapi Smantic di laga final. Para punggawa Smantic unggul secara fisik.

Baca juga : Serap Tenaga Kerja Lokal, Perusahaan HS Raih Penghargaan

Karena para pemain HS Private yang mayoritas kelas 6 SD harus menghadapi pemain Smantic yang berusia 13 tahun, kelas 7 dan 8 SMP dan memiliki postur tubuh tinggi dan besar.

Tapi, penampilan impresif ditunjukan Axel dkk. Seakan tidak mau menyerah, HS Private terus berjuang dengan tenaga dan kekuatan yang tersisa.

Di babak pertama, Anak asuh Hopit Sopyan ini bahkan beberapa kali mampu mengancam dan melakukan tendangan ke gawang lawan, tapi masih bisa di halau oleh pemain Smantic.

Lini pertahanan HS Private yang dijaga oleh Arkan dan Arfa juga sulit ditembus oleh serangan Smantic. Pertandingan final yang penuh emosional.

Di babak kedua, nampaknya daya gedor dan pertahanan HS Private mulai kendur. Stamina sudah terkuras saat pertandingan semifinal sebelumnya.

Di awal babak kedua, gawang HS Private yang dijaga Clifford mampu dibobol pemain Smantic. Bahkan, gol itu terus terulang sampai 5 kali, hingga akhirnya wasit meniup peluit panjang, tanda pertandingan berakhir.

Dengan kekalahan itu, HS Private meraih gelar juara 2. Meski demikian, mereka tetap bangga karena mampu menjaga semangat dan kerja sama tim yang solid.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.