Dark/Light Mode

PON Beladiri 2025, Bukti Industri Olahraga Daerah Juga Bergerak 

Sabtu, 11 Oktober 2025 23:18 WIB
Para peserta dan dewa juri PON Beladiri 2025. (Foto : ist)
Para peserta dan dewa juri PON Beladiri 2025. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025 diikuti ribuan atlet dari seluruh provinsi di Indonesia.  Acara pembukaan yang digelar pada Sabtu (11/10/2025) itu, dipusatkan di Djarum Arena Kaliputu dan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Meriahnya acara itu menunjukkan betapa besarnya potensi industri olahraga beladiri di Indonesia, dengan perputaran uang mencapai miliaran rupiah.   

Seremoni pembukaan dihadiri sejumlah tokoh penting seperti Deputi II Kemenpora Bidang Pengembangan Industri Olahraga Raden Isnanta yang mewakili Menpora Erick Thohir,  Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, dan pejabat lainnya. 

Baca juga : Arctic Open 2025, Tiga Ganda Putri Patok Bisa Bangkit

Puncak acara berlangsung spektakuler ketika dua pesilat internasional asal Indonesia, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, menampilkan atraksi silat yang memukau. 

Gerakan penuh tenaga, keindahan, dan filosofi mendalam mereka membuat ribuan penonton terpukau. Ketua Panitia PON Bela Diri Kudus 2025, Ryan Gozali, mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi besar dari seluruh provinsi di Indonesia. 

Sebanyak 2.645 atlet dari 38 KONI Provinsi ikut berpartisipasi dalam sepuluh cabang bela diri murni: Karate, Tarung Derajat, Ju-Jitsu, Pencak Silat, Taekwondo, Gulat, Judo, Sambo, Wushu, dan Shorinji Kempo. 

Baca juga : MY BABY Momversity 2025: Dukung Ibu Indonesia Wujudkan Generasi Luar Biasa

Ketua KONI Pusat Marciano Norman menegaskan bahwa penyelenggaraan PON Bela Diri memiliki misi strategis, salah satunya menjadi wadah bagi cabang bela diri non-Olimpiade yang tak lagi dipertandingkan pada PON reguler 2028. 

Di sisi lain, mewakili Menpora Erick Thohir, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Raden Isnanta menyebut PON Beladiri ini sangat bagus, karena berfokus ke martial art yang sedang jadi hype di masyarakat. 

Saat ini, lanjut dia, industri bela diri ini memang sedang bagus, ditambah lagi olahraga adu fisik termasuk tinju misalnya, di Indonesia juga sedang naik lagi pamornya. 

Baca juga : Geliat Industri Olahraga Tinju di Indonesia, Perputaran Uang Capai Rp18 M

Jadi, industri olahraga  seperti ini harus terus didorong, keterlibatan swasta juga diperlukan untuk memaksimalkan perputaran eventnya dan membuatnya jadi menarik sehingga banyak penonton dan pengunjung yang datang. Belum lagi, banyak jago bela diri Indonesia yang ternyata juga menjadi artis dan bahkan main film di Hollywood. 

"Saya yakin, ini perputaran ekonominya pasti besar, karena bisa miliaran sekali bikin event-event bela diri seperti ini. Kami mendukung, Kemenpora mendukung dan semoga menjadi makin maksimal ke depan, lahir prestasi dan bergerak industrinya," ucapnya Isnanta.

Ya, kalua dilihat masa kegiatan erta jumlah pesertanya yang ribuan, lanjut dia, perputaran uang dalam ajang PON beladiri ini bisa lebih dari 20 Miliar rupiah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.