Dark/Light Mode

Disuntik Rp 23,67 T Oleh Danantara

Garuda Lebih Sehat Dan Stabil

Sabtu, 15 November 2025 07:05 WIB
Anggota Komisi VI DPR, Darmadi.
Anggota Komisi VI DPR, Darmadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyertaan modal Rp 23,67 triliun dari PT Danantara Asset Management (DAM) ke Garuda Indonesia diyakini akan membuat Garuda stabil.

Penilaian itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR, Darmadi. "Dana itu memang akan membuat Garuda lebih sehat dan stabil dari sisi neraca. Tapi untuk membuat Garuda terbang tinggi, jelas belum cukup. Fresh fund-nya hanya sekitar Rp 6,6 triliun. Itu tidak sebanding dengan kebutuhan modernisasi armada dan transformasi besar yang harus dilakukan,” ujar Darmadi kepada wartawan, kemarin.

Baca juga : Menkum Tutup Celah Pelaku Kejahatan Kabur

Darmadi menjelaskan sebagian besar dana yakni Rp 17,02 triliun merupakan konversi utang menjadi saham, bukan suntikan tunai. Artinya, kemampuan ekspansi Garuda masih sangat terbatas.

“Jangan sampai publik salah paham. Dari total Rp 23,67 triliun itu, yang benar-benar dana segar untuk operasional hanya sekitar Rp 8,7 triliun. Untuk maskapai sebesar Garuda dan beban keuangan yang sangat berat, angka itu baru cukup untuk bernapas, bukan untuk ekspansi,” tegasnya.

Baca juga : Yusril Matangkan Rencana Kebijakan Amnesti Dan Abolisi

Citilink Justru Dapat Porsi Terbesar

Darmadi juga menyoroti alokasi dana yang justru lebih besar diarahkan ke Citilink yakni 63% dari total penyertaan modal. “Pemerintah tampaknya melihat Citilink sebagai mesin keuntungan yang lebih prospektif. Ini artinya Garuda induk sendiri masih menghadapi tekanan struktural, baik dari sisi biaya leasing, perawatan pesawat, maupun rute internasional,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.