Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Resmi Dibuka Erick Thohir
ISS 2025 Bangun Ekosistem Olahraga yang Sehat dan Berdaya Saing Global
Sabtu, 6 Desember 2025 17:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar ajang Indonesia Sports Summit (ISS)2025 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), 6 dan 7 Desember 2025. Acara ini dirancang sebagai platform strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam industri olahraga. Mulai dari atlet, pemangku kebijakan, investor, entertainer, hingga inovator, semua akan bersatu dalam satu wadah.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berharap, ISS 2025 menjadi menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang lebih sehat, berkelanjutan, profesional dan berdaya saing global. Peningkatan ekosistem olahraga yang sehat tidak mungkin tercapai tanpa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak
"Kegiatan perdana ISS 2025 ini akan mempertemukan para pemangku kebijakan yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait dengan berbagai pihak dari industri olahraga, sehingga menciptakan ruang diskusi dan kolaborasi yang konstruktif," ujar Erick, saat membuka ISS 2025, di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Sabtu (6/12/2025).
Menurut Erick, sinergi antarlembaga dan pelaku industri menjadi tulang punggung dalam menciptakan kebijakan yang komprehensif. Sehingga, dapat mendorong pertumbuhan industri olahraga secara berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak positif bagi prestasi atlet dan partisipasi masyarakat dalam olahraga.
Erick menegaskan, Indonesia sangat luar biasa di mata dunia. Karena itu, tidak boleh hanya menjadi penonton dalam peta industri olahraga global yang saat ini didominasi Amerika Serikat (AS).
Baca juga : Menpora Erick Thohir: ISS 2025 Perkuat Ekosistem Olahraga Nasional
"Kita harus atur ulang kembali. Kalau mau, kita mampu,” tegasnya.
Indonesia, sebut Erick, memiliki rekam jejak kuat sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga kelas dunia. Buktinya, pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 digelar secara spektakuler, merchandise atau souvernir sold out, bahkan antreannya luar biasa. Begitu juga dengan gelaran MotoGP yang penontonnya tembus hingga 140 ribu. "Kita mampu membangun semua itu,” tegas mantan Menteri BUMN ini.
Dia menekankan, industri olahraga hanya akan tumbuh bila seluruh pengambil kebijakan memiliki pemahaman yang selaras dan merancang kebijakan yang memudahkan. "Tentunya dengan tetap taat administrasi.,” kata Erick.
Erick menegaskan, olahraga sebagai salah satu pilar penting bangsa. Bila ingin menjadi negara maju, negara harus memastikan ekonomi tumbuh, pertahanan kuat, dan olahraga berprestasi. "ISS ini untuk menyamakan mindset tersebut,” kata dia menekankan.
Selain itu, Erick menekankan pentingnya pembinaan sejak usia dini dan ekosistem pendidikan bagi atlet. Termasuk dukungan terhadap student-athlete. Terlebih Presiden Prabowo Subianto sudah menyetujui 100 beasiswa
Baca juga : Astra Half Marathon 2025 Ajak Ribuan Pelari Gaya Hidup Sehat Dan Berkelanjutan
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk atlet karena mereka bagian penting dari industri.
Selain pembinaan, Erick juga menyinggung banyaknya aset olahraga daerah yang terbengkalai. Hal tersebut menjadi beban anggaran dan menunjukkan perlunya tata kelola baru.
Ia lantas mencontohkan negara lain yang sukses membangun industri olahraga. Seperti kemudahan yang diberikan Washington DC saat ia mengelola klub MLS DC United.
"Di sana bukan sekadar investasi, tapi membangun industrinya. Itu yang harus kita tiru,” kata Erick, menekankan.
Erick menegaskan, sumber pertumbuhan ekonomi olahraga tidak lagi hanya bertumpu pada sumber daya alam (SDM), tapi juga pengetahuan ekonomi. Seperti pengembangan sport tourism di berbagai negara.
Baca juga : Pertamina Eco RunFest 2025 Satukan Olahraga Hingga Pengelolaan Sampah
“Sport tourism akan lebih tinggi dari pariwisatanya. Seperti Arab Saudi bidding Piala Dunia atau Qatar bangun venue olahraga,” terangnya.
Erick menambahkan, optimisme Indonesia akan menjadi kekuatan baru dalam industri olahraga dunia. "Saat industri olahraga hidup dan ada dukungan dari Pemerintah, maka prestasi akan bertumbuh," tegas Erick.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya