Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadiri ISS 2025
Pramono Tegaskan Komitmen Pemprov DKI Perkuat Ekosistem Olahraga
Sabtu, 6 Desember 2025 20:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam memperkuat ekosistem olahraga sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing Jakarta menuju kota global.
“Ekosistem olahraga dan wellness kami tempatkan sebagai sektor strategis dalam pembangunan kota,” kata Pramono, di Forum Utama Indonesia Sports Summit (ISS) 2025, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/12/2025).
Dalam forum yang juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir itu, Pramono memaparkan bahwa sektor sport tourism di Jakarta menunjukkan pertumbuhan pesat dan kini menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun investor. Ia menambahkan, tren sport lifestyle economy yang berkembang di tingkat global membuka peluang ekonomi besar bagi masyarakat.
Baca juga : Gubernur Pramono Tawarkan Kemenpora Kerjasama Dukung Kemajuan Industri Olahraga
“Olahraga kini bukan lagi sekadar pertandingan, tetapi identitas, gaya hidup, dan industri bernilai triliunan rupiah,” ujarnya.
Pramono juga menyoroti meningkatnya aktivitas olahraga di Jakarta, mulai dari maraton, e-sports, bela diri, futsal, hingga basket yang rutin mengisi kalender kegiatan kota. “Hal ini menunjukkan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas olahraga yang dinamis,” ucapnya.
Melalui sektor sport tourism, Jakarta menargetkan masuk jajaran Top 50 Global Cities pada 2030 dan Top 20 pada 2045. Pramono menyebut sejumlah indikator peningkatan kualitas kota sudah terlihat, termasuk kenaikan peringkat Jakarta dari 74 menjadi 71 dalam Global City Index.
Baca juga : Menpora Erick Thohir: ISS 2025 Perkuat Ekosistem Olahraga Nasional
Sekretaris Kabinet 2015–2024 itu juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI tengah merevitalisasi sejumlah ruang publik, mulai dari taman kota, gelanggang remaja, hingga fasilitas sosial agar dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat yang multifungsi. Namun, ia menegaskan, transformasi tersebut tidak bisa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kami membutuhkan pembiayaan kreatif, termasuk skema public private partnership, konsesi, hingga pola pengelolaan bersama. Dengan begitu, aset olahraga dapat memberikan nilai ekonomi, manfaat sosial, dan dampak lingkungan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Pramono menyebut beberapa aset daerah yang tengah dikembangkan untuk memperkuat aktivitas masyarakat, antara lain GOR Bulungan, Lapangan Blok S, serta kawasan GOR dan Waduk Sunter. Selain itu, aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) seperti Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta International Velodrome (JIV), Jakarta International Equestrian Park (JIEP), dan kawasan Ancol juga dipersiapkan sebagai pusat penyelenggaraan olahraga dan hiburan internasional.
Baca juga : Mendagri Minta Pemda Gandeng Kadin untuk Perkuat Ekosistem Usaha di Daerah
Ia mencontohkan pemanfaatan JIS yang kini menjadi markas Persija dan menarik minat wisatawan yang ingin merasakan atmosfer khas Jakarta. Ia menekankan seluruh rencana pengembangan diarahkan untuk membentuk kawasan multifungsi yang mengintegrasikan olahraga, hunian, rekreasi, hiburan, dan kegiatan ekonomi. Pemprov DKI juga memastikan seluruh kawasan terhubung dengan jaringan transportasi publik melalui konsep Transit Oriented Development (TOD).
“Jakarta membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi kemitraan, investasi, dan inovasi. Kami ingin membangun ekosistem olahraga yang sehat, tangguh, dan berdaya saing global,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya