Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indra Sjafri Dipecat, Sumardji Mundur Sebagai Manajer Timnas
Rabu, 17 Desember 2025 05:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22. Keputusan tersebut diambil setelah Indonesia gagal lolos dari fase grup SEA Games 2025.
Kepastian itu disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, yang didampingi anggota Exco Endri Erawan, dalam sesi jumpa media di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
"Tentu kami sudah melaporkan pelaksanaan kepada Exco dan kepada ketum, wakil ketua umum, dan federasi secara keseluruhan. Setelah bersama melakukan evaluasi, kami sepakat pergama adalah pengakhiran hubungan kerja coach Indra Sjafri dengan PSSI," kata Sumardji.
Baca juga : BULOG Raih Disway Awards 2025 sebagai Brand Populer Indonesia
Sumardji menjelaskan, PSSI telah melakukan pertemuan dengan Indra Sjafri usai hasil negatif yang diraih Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Dalam pertemuan tersebut, Indra Sjafri menerima keputusan yang diambil federasi.
"Hak dan kewajiban sesuai dengan kontrak yang ada wajib untuk sama-sama menjalankan hak yang harus diterima oleh coach Indra Sjafri. Semua sepakat dan semua bisa menjalankan dengan baik, Inda Sjafri juga sudah kami ajak bicara," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Sumardji juga menyatakan mundur dari jabatannya sebagai manajer Timnas Indonesia di semua level usia, termasuk Timnas SEA Games.
Baca juga : Bunga Citra Lestari, Dihibur Suami Saat Bersedih
"Saya akan menyerahkan tugas dan tanggung jawab saya sebagai manajer timnas, baik senior dan juga kelompok umur termasuk manajer timnas SEA Games selanjutnya," ungkap Sumardji.
"Saya serahkan tugas dan tanggung jawab yang saya emban selama ini kepada ketua umum supaya berkaitan dengan manajer Timnas ke depan dicarikan sosok paling tepat, paling ikhlas, paling bertanggung jawab. Pokoknya sosok yang terbaik," tukasnya.
Meski mundur sebagai manajer tim nasional, Sumardji menegaskan tetap akan fokus menjalankan tugasnya di Badan Tim Nasional. Ia menyebut agenda Timnas Indonesia pada 2026 cukup padat dan membutuhkan perhatian penuh dari BTN.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya