Dark/Light Mode

Jakarta Host Kejuaraan Dunia Mobile Legends, Penuh Semarak Budaya Indonesia

Minggu, 11 Januari 2026 13:09 WIB
Pembukaan kejuaraan dunia esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship di kawasan Batavia PIK, Jakarta, Jumat malam (9/7/2026). (Foto: Tangkapan layar Instagram Irene Umar)
Pembukaan kejuaraan dunia esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship di kawasan Batavia PIK, Jakarta, Jumat malam (9/7/2026). (Foto: Tangkapan layar Instagram Irene Umar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejuaraan dunia esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship resmi dibuka Jumat malam (9/7/2026) di kawasan Batavia PIK, Jakarta. Seremoni pembukaan bertema “Rise as One” tersebut dipenuhi beragam pertunjukan yang mengedepankan keberagaman serta kekayaan budaya Indonesia.

Dalam acara tersebut, panggung pembukaan disulap menjadi perpaduan apik antara teknologi visual modern dengan musik, koreografi, dan unsur kebudayaan tradisional Indonesia. Sebanyak 60 penari berbusana daerah tampil di satu panggung sebagai simbol persatuan bangsa. Mereka menyuguhkan pertunjukan yang terinspirasi dari budaya nusantara, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, hingga Kalimantan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan, acara pembukaan ini merepresentasikan jati diri Indonesia yang sesungguhnya. Menurutnya, Indonesia tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga memiliki masyarakat dengan semangat solidaritas dan kerja sama yang kuat.

Baca juga : Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global

“Kami sangat bahagia dapat berada di sini karena ini bukan sekadar perhelatan gaming biasa. Ini mungkin adalah pertama kalinya kolaborasi terjadi di panggung ini. Pertunjukkan yang baru Anda saksikan dilakukan oleh penampil Indonesia, yang dicampur dengan unsur-unsur kebudayaan Indonesia,” ujar Irene, dalam sambutannya, Jumat (9/7/2026).

Ia menambahkan, kompetisi esports adalah ajang yang tepat untuk memperkenalkan keragaman budaya Indonesia ke khalayak dunia. Irene berharap Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam mempromosikan identitas budaya mereka melalui ajang internasional.

“Dalam hal ini, tentu saja Indonesia akan memimpin inisiatif tersebut karena 50% populasi Asia Tenggara berada di Indonesia. Jadi, jika kita berbicara tentang Asia Tenggara, maka Indonesia seharusnya menjadi yang pertama terlintas di benak,” imbuh Irene.

Baca juga : Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap & Serahkan 14 Buron Interpol

MLBB M7 merupakan edisi ketujuh dari kejuaraan dunia Mobile Legends yang digelar setiap tahun dan menjadi kompetisi esports paling prestisius dan bergengsi di dunia. Turnamen ini mempertemukan tim-tim esports terbaik dari berbagai negara untuk memperebutkan gelar juara dunia. Kali ini, sebanyak 16 tim esports profesional dari negara seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Jepang, dan Turki berkompetisi sengit hingga 25 Januari 2026.

Ini merupakan kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia M Series. Pada 2023, Indonesia menjadi penyelenggara MLBB keempat atau M4 World Championship. 

Penyelenggaraan M7 World Championship di Indonesia menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekosistem esports nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat esports di Asia Tenggara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.