Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Trofi Piala Dunia Singgah di Jakarta, Menpora: Bukti FIFA Percaya Indonesia
Jumat, 23 Januari 2026 07:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kehadiran trofi asli Piala Dunia 2026 di Jakarta menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan FIFA terhadap sepak bola Indonesia.
Momentum tersebut ditegaskan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir saat menghadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (22/1/2026).
Menurut Erick, terpilihnya Indonesia sebagai salah satu negara persinggahan trofi Piala Dunia bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan internasional atas potensi dan keseriusan Indonesia dalam membangun sepak bola nasional.
Baca juga : 1.440 WNI Keluar Dari Sindikat Online Scam Di Kamboja, 4 Orang Balik Ke Indonesia
“Sekarang Indonesia menjadi salah satu negara yang dipilih untuk disinggahi trofi Piala Dunia yang asli. Ini tentu hal yang sangat positif dan kita sambut sebagai bagian dari upaya membangun sepak bola nasional untuk mencapai mimpi ke depan,” ujar Erick.
Perhatian FIFA terhadap Indonesia, lanjut Erick, terlihat konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari kepercayaan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, pembukaan kantor FIFA di Jakarta, rencana penyelenggaraan FIFA Series pada Maret mendatang, hingga pelaksanaan Trophy Tour Piala Dunia 2026.
Acara tersebut turut dihadiri legenda sepak bola Brasil sekaligus perwakilan FIFA, Gilberto Silva, serta mantan pemain Timnas Indonesia Evan Dimas dan Egy Maulana Vikri, yang menambah daya tarik dan nilai simbolik bagi publik sepak bola nasional.
Baca juga : Mendes: Desa Penentu Masa Depan Indonesia
Dalam kesempatan itu, Erick juga menegaskan bahwa pemerintah menempatkan pemuda dan olahraga sebagai program prioritas nasional. Ia menilai pemuda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak kemajuan bangsa.
“Pemuda harus menjadi yang terdepan. Kami akan terus mendorong program kepemudaan seperti pembangunan karakter, kepemimpinan, dan kesehatan mental. Organisasi kepemudaan dan keolahragaan juga harus bersatu, tidak terpecah,” tegasnya.
Erick menambahkan, penyelenggaraan event olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan indeks kesehatan masyarakat serta pertumbuhan industri olahraga nasional.
Baca juga : Jakarta Host Kejuaraan Dunia Mobile Legends, Penuh Semarak Budaya Indonesia
“Kami terbuka untuk mendorong event-event besar, baik di Jakarta maupun daerah. Membangun industri olahraga tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, perlu kolaborasi dengan sektor swasta,” pungkas Erick.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya