Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Persija Ambruk di Lampung, Mauricio Soroti Kartu Merah dan Hilangnya Fokus
Senin, 6 April 2026 05:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Persija pulang dengan kekecewaan dari Lampung. Sempat unggul cepat, Macan Kemayoran justru kehilangan kendali hingga akhirnya takluk 1-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Mauricio Souza mengaku timnya sebenarnya memulai laga sesuai rencana saat bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026).
“Kami memulai pertandingan sesuai dengan apa yang kami rencanakan. Kami sangat tenang di dalam penguasaan bola, kita tahu di mana bisa menemukan ruang untuk sampai ke gawang lawan. Kami berhasil mencetak gol dan masih ada beberapa peluang lagi untuk menyelesaikan di gawang lawan,” ujar Mauricio.
Persija Jakarta bahkan langsung unggul cepat saat laga baru berjalan satu menit. Umpan lambung Allano Lima disambut sundulan Rayhan Hannan yang menggetarkan gawang tuan rumah.
Baca juga : Antisipasi Kemarau, PalmCo Siaga Karhutla Dan Jaga Produksi Sawit
Namun, Bhayangkara FC mampu bangkit dan menyamakan skor lewat gol Moussa Sidibe pada menit ke-28. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, situasi berubah drastis setelah Jordi Amat menerima kartu kuning kedua. Persija harus bermain dengan 10 orang, yang kemudian berdampak besar pada jalannya pertandingan.
Meski begitu, Persija sempat kembali unggul lewat gol indah Fabio Calonego pada menit ke-63 melalui tendangan bebas. Namun keunggulan itu tak bertahan lama.
Tuan rumah justru membalikkan keadaan di menit akhir. Dendy Sulistyawan mencetak gol pada menit ke-86, sebelum Sidibe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time ke gawang Cyrus Margono.
Baca juga : Nurul Arifin Apresiasi Kepatuhan Roblox terhadap PP Tunas
Mauricio menilai timnya kehilangan fokus di momen krusial.
“Apa yang seharusnya memberikan kami semangat dan motivasi, malah membawa kekecewaan. Kami tiba-tiba berhenti bermain, kami mulai memberikan ruang di lini pertahanan yang tidak seharusnya diberikan, sampai kita kemasukan gol dari bola liar di dalam kotak penalti,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kartu merah menjadi titik balik yang sulit diatasi.
“Setelah babak kedua, saya tidak punya banyak hal yang bisa dikatakan karena permainan benar-benar terkondisikan oleh pengusiran (kartu merah) satu pemain kami. Sangat sulit bermain dengan kurang satu pemain. Beberapa pemain pun belum mencapai performa terbaiknya, dan dengan satu pemain kurang, segalanya menjadi sangat sulit,” ucapnya.
Baca juga : Persija Gagal Menang, Mauricio Souza: Kami Merasakan Kekecewaan Suporter
Meski hasil tak sesuai harapan, Mauricio memastikan Persija tidak akan menyerah dalam perburuan poin hingga akhir musim.
“Kami akan tetap terus berusaha keras, berjuang sekuat tenaga untuk menghormati baju Persija ini,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya