Dark/Light Mode

Perbati Kirim 5 Petinju ke Asian Games 2026, Targetkan Raih Medali

Minggu, 12 April 2026 11:41 WIB
Sekjen PB Perbati Hengky Silatang bersama ketiga petinju putra yang akan tampil di Asian Games 2026 Jepang. (Foto : ist)
Sekjen PB Perbati Hengky Silatang bersama ketiga petinju putra yang akan tampil di Asian Games 2026 Jepang. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Besar Persatuan Tinju Indonesia (PB Persatuan Tinju Indonesia) menyiapkan lima petinju terbaik untuk tampil di Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang pada September mendatang.

Saat ini, kelima atlet tersebut tengah menjalani pemusatan latihan di HS Boxing Camp, Ciseeng, Bogor. Mereka terdiri dari tiga petinju putra dan dua putri yang merupakan peraih medali di SEA Games 2025.

Untuk sektor putra, terdapat Vicky Tahumil Junior (emas kelas 51 kg), Asri Udin (perak kelas 60 kg), dan Maikhel Roberrd Muskita (perak kelas 80 kg). Sementara di sektor putri diperkuat Nabila Maharani (perak kelas 54 kg) dan Huswatun Hasanah (perak kelas 63 kg).

Sekretaris Jenderal PB Perbati, Hengky Silatang, menegaskan pemilihan atlet dilakukan secara objektif berdasarkan rekomendasi Tim Review Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dengan kriteria utama prestasi di ajang internasional seperti SEA Games.

Baca juga : Operasi Ketupat 2026 Sukses Tekan Lakalantas dan Turunkan Fatalitas

“Kami menyiapkan lima petinju yang sudah direkomendasi oleh Tim Review Kemenpora secara obyektif karena ada beberapa kriteria. Di antaranya peraih medali SEA Games. Jadi obyektif dan tidak bisa misalnya mau titip atlet ini dan itu,” ujar Hengky, Sabtu (11/4/2026).

Ia optimistis peluang meraih medali terbuka lebar, meski mengakui persaingan akan sangat ketat, terutama dari negara-negara kuat seperti Uzbekistan, Tajikistan, serta Thailand dan Filipina.

Dalam persiapan menuju Asian Games, para petinju telah menjalani pelatnas sejak Februari. Setelah ditempa di Ciseeng, mereka akan melanjutkan latihan ke Vietnam selama satu bulan, lalu ke Uzbekistan untuk menjalani training camp dan latih tanding selama tiga bulan.

Hengky menegaskan disiplin ketat diterapkan selama program latihan, termasuk larangan kembali ke Indonesia sebelum keberangkatan ke Jepang demi menjaga fokus dan kondisi atlet.

Baca juga : AHY Tekankan Semangat Toleransi Dan Kebangkitan

“Setelah di Uzbekistan tidak boleh ada yang balik ke Indonesia. Kita takut kondisi akan menurun karena terlalu sering ketemu saudara atau teman. Makannya juga tidak teratur,” tegasnya.

Dari Uzbekistan, para atlet akan langsung bertolak ke Jepang untuk mengikuti Asian Games. Selama menjalani latihan di luar negeri, PB Perbati akan terus memantau perkembangan melalui evaluasi rutin.

Program pelatihan dipimpin pelatih kepala Kamanit Narerak, didampingi pelatih nasional Patrick Timbowo dan Mathias Mandiangan.

Selain mempersiapkan atlet elite, PB Perbati juga membina petinju muda usia 19–23 tahun sebagai regenerasi. Sekitar 15 hingga 16 atlet disiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Asia Junior yang rencananya digelar di Jakarta pada 3–16 Juli 2026.

Baca juga : PP Persis Apresiasi Kapolri, Arus Balik Lebaran 2026 Aman, Lancar dan Terkendali

Dengan persiapan matang dan program latihan intensif, PB Perbati berharap dapat melahirkan generasi emas tinju Indonesia yang mampu bersaing dan berprestasi di level internasional, termasuk target jangka panjang menuju Olimpiade.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.