Dark/Light Mode

Persijap Curi 3 Poin di Padang, Lemos: Main Aman Jadi Kunci

Selasa, 21 April 2026 07:28 WIB
Para pemain Persijap Jepara. (Foto : Ileague)
Para pemain Persijap Jepara. (Foto : Ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persijap Jepara pulang dengan hasil maksimal usai menaklukkan Semen Padang FC 2-0 pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26.

Bertanding di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4/2026), Laskar Kalinyamat tampil efektif sejak babak pertama. Dua gol kemenangan dicetak oleh Rendi Saepul pada menit ke-38 dan Carlos Franca di menit ke-45.

Kemenangan ini menjadi sangat penting bagi Persijap yang tengah berupaya menjauh dari zona degradasi. Tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 28 poin dan naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara.

Baca juga : Besok, Jemaah Mulai Masuk Asrama, Semoga Haji 2026 Aman Dan Lancar

Persaingan di papan bawah pun semakin ketat. Persijap memiliki poin yang sama dengan PSM Makassar di posisi ke-14. Sementara Madura United FC membuntuti di peringkat ke-15 dengan 26 poin.

Adapun zona merah dihuni Persis Solo (24 poin), Semen Padang (20 poin), dan PSBS Biak di dasar klasemen dengan 18 poin.

Hasil ini tak hanya menjadi ajang balas dendam Persijap atas kekalahan di putaran pertama, tetapi juga memperlebar jarak dari zona berbahaya.

Baca juga : Gelar Turamen di Surabaya, Domino Naik Kelas Jadi Olahraga Intelektual

Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengakui laga berjalan tidak mudah, terutama karena dimainkan di kandang lawan.

“Sebuah laga yang sulit, apalagi kita main di kandang lawan. Semen Padang adalah tim yang bagus. Di babak pertama, kita bisa kendalikan permainan dan berhasil mencetak gol. Babak kedua, kita sempat kehilangan ritme permainan. Terpenting adalah kita bisa dapat tiga poin di laga ini,” ujar Lemos.

Ia menegaskan, pendekatan bermain aman menjadi kunci kemenangan timnya. Dengan jarak poin yang tipis sebelum laga, Persijap memilih tampil disiplin dan meminimalkan kesalahan.

Baca juga : Persija Petik 3 Poin di Kandang PSBS, Mauricio: Masih Kurang Kreatif

“Kita tahu mereka punya set piece berbahaya. Jadi kami berusaha tidak memberi celah agar bisa menyelesaikan laga dengan baik,” tambahnya.

Empat pergantian pemain di babak kedua juga disebut sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan tim.

“Kita mulai kehilangan lini tengah di babak kedua. Karena itu kami masukkan tenaga baru agar permainan tetap terkontrol,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.