Dark/Light Mode

Persija Serang Terus, Mauricio: Tanpa Gol Semua Sia-sia

Kamis, 23 April 2026 11:51 WIB
Para pemain Persija Jakarta. (Foto : Ileague)
Para pemain Persija Jakarta. (Foto : Ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyoroti buruknya penyelesaian akhir timnya usai ditahan imbang PSIM Yogyakarta 1-1 pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4/2026) sore.

Mauricio mengungkapkan, Macan Kemayoran sebenarnya tampil dominan dengan menciptakan banyak peluang. Namun, minimnya efektivitas di depan gawang membuat kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna.

“Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol. Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, lalu kami juga memiliki satu penalti yang gagal. Saya selalu mengatakan bahwa kalau kalah itu tanggung jawab bersama dan kalau menang juga kemenangan bersama," ujar Mauricio.

Baca juga : Persija Petik 3 Poin di Kandang PSBS, Mauricio: Masih Kurang Kreatif

Persija sempat dikejutkan gol cepat PSIM saat laga baru berjalan empat menit. Serangan balik cepat membuat gawang Carlos Eduardo dibobol Norberto Ezequiel Vidal.

Namun, Persija mampu merespons dengan baik. Pada menit ke-20, Allano Lima menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti setelah dirinya dilanggar di kotak terlarang.

Kesempatan emas kembali datang melalui titik putih. Sayangnya, penalti yang dieksekusi Emaxwell Souza gagal berbuah gol. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.

Baca juga : Dari Gerobak Tahu Bulat ke Ruang Kelas, Dai Temukan Harapan di Sekolah Rakyat

Di babak kedua, Persija terus menggempur pertahanan PSIM. Sejumlah peluang emas tercipta lewat Gustavo Almeida, Jean Mota, hingga Bruno Tubarão. Namun, tak satu pun mampu dikonversi menjadi gol tambahan.

“Kami sudah membahas kualitas PSIM yang memiliki kemampuan teknis tinggi. Kami sempat melakukan satu kesalahan di lini tengah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan balik. Saya akui gol tersebut tentu merugikan bagi kami. Namun demikian, saya melihat tim mampu bangkit dengan baik. Di babak pertama, kami berhasil menyamakan kedudukan. Kami pun sempat mendapatkan peluang melalui penalti, meski belum berhasil dimaksimalkan. Di sisi lain, lawan tidak mampu lagi menembus pertahanan kami hingga akhir pertandingan,” jelasnya.

Mauricio pun menegaskan, efektivitas menjadi pekerjaan rumah utama timnya.

Baca juga : Semen Padang Terpuruk, Imran Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim

“Kami tetap harus mampu mencetak gol. Percuma jika sudah banyak menekan pertahanan lawan, tetapi tidak berbuah gol. Sebagai pelatih, saya bisa mengontrol apa yang harus dilakukan di lapangan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.