Dark/Light Mode

Filosofi Zidane Latih Prancis: Menyerang Dan Cetak Gol

Kamis, 30 Juli 2026 05:59 WIB
Zinedine Zidane. (Foto : FIFA)
Zinedine Zidane. (Foto : FIFA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Zinedine Zidane menegaskan filosofi sepak bola yang akan diterapkannya bersama Timnas Prancis adalah bermain menyerang dan mencetak banyak gol. Pelatih anyar Les Bleus itu ingin timnya tampil atraktif tanpa mengabaikan keseimbangan permainan.

Pernyataan tersebut disampaikan Zidane dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Timnas Prancis di markas Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Selasa (28/7/2026). Legenda hidup Prancis itu mengaku sudah tidak sabar memulai pekerjaannya bersama Les Bleus.

"Anda akan segera melihat gaya bermain yang ingin kami tampilkan. Kami akan membahas lebih detail filosofi dan rencana permainan pada September nanti. Yang pasti, saya menyukai sepak bola yang atraktif. Saya dulu bermain sebagai nomor 10, sehingga filosofi saya adalah menyerang, mencetak gol, tetapi tetap menjaga keseimbangan tim," ujar Zidane.

Baca juga : Konflik Dunia Kian Ngeri, Azis: Menang Perang Belum Tentu Menang Segalanya

Zidane mengungkapkan jabatan pelatih Timnas Prancis merupakan pekerjaan yang telah ditunggunya selama lima tahun. Selama periode tersebut, ia mengaku menolak berbagai tawaran melatih karena hanya ingin menangani negaranya sendiri.

"Selama lima tahun terakhir saya menerima beberapa tawaran dan semuanya saya tolak demi Timnas Prancis. Setelah melatih Real Madrid, hanya pekerjaan ini yang saya inginkan," katanya.

Mantan pelatih Real Madrid itu juga memberikan penghormatan kepada Didier Deschamps yang mengakhiri masa baktinya setelah 14 tahun menangani Les Bleus.

Baca juga : Prancis Vs Spanyol, Perang Bintang Digelar di Texas

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Didier dan seluruh stafnya atas pekerjaan luar biasa selama 14 tahun. Kini babak baru dimulai, tetapi targetnya tetap sama, yakni membawa Prancis menjadi juara," ucapnya.

Zidane akan memulai era barunya pada jeda internasional September 2026. Prancis dijadwalkan menghadapi Turki, Belgia sebanyak dua kali, dan Italia dalam ajang UEFA Nations League.

Meski menegaskan akan membawa identitas permainan yang berbeda, Zidane memastikan tidak akan mengubah segalanya secara drastis. Menurutnya, fondasi kuat yang telah dibangun Deschamps akan dipertahankan, sementara ia akan menambahkan sentuhan filosofi sepak bola menyerang yang menjadi ciri khasnya.

Baca juga : Spanyol Vs Prancis, Rekor Mentereng Bikin Matador Pede

Presiden FFF Philippe Diallo mengungkapkan mental juara Zidane menjadi alasan utama federasi menunjuknya sebagai pelatih baru Timnas Prancis. Dengan sederet pemain berkualitas yang dimiliki Les Bleus, Zidane diyakini mampu membawa Prancis kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.