Dark/Light Mode

MotoGP Mandalika Bidik Rekor Baru Efek Ekonomi

Minggu, 2 Agustus 2026 06:15 WIB
Sirkuit Mandalika. (Foto: Instagram/themandalikagp)
Sirkuit Mandalika. (Foto: Instagram/themandalikagp)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 bakal kembali menjadi penggerak ekonomi nasional. Badan Pengelola (BP) BUMN memperkirakan perputaran uang selama ajang balap dunia yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026 mencapai Rp 5 triliun.

Optimisme tersebut disampaikan Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria

Menurutnya, target itu memungkinkan tercapai karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan MotoGP Mandalika didukung penuh ekosistem Danantara yang akan bersinergi dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). 

Baca juga : Situasi Global Suram, Presiden Bilang Tak Usah Takut

“Ini tahun pertama penyelenggaraan MotoGP di bawah Danantara, tentu harapannya kita punya ekspektasi lebih. Karena dengan adanya Danantara harusnya ekosistem Danantara bisa mendukung penyelenggaraan event ini,” tulis Dony dalam unggahan resmi Instagram @bumn_id, Kamis (30/7/2026). 

Berkaca pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025, ajang tersebut mencatat multiplier effect sebesar Rp 4,96 triliun, menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal, serta melibatkan sekitar 600 UMKM. 

Tak hanya itu, MotoGP Mandalika juga menghasilkan Advertising Value Equivalent (AVE) sebesar 361,6 juta euro, atau sekitar Rp 6,87 triliun (asumsi kurs Rp 19.000 per euro), dengan jangkauan siaran ke lebih dari 200 negara. 

Baca juga : Blusukan ke NTT, Jokowi Disambut Ribuan Warga

Capaian tersebut menunjukkan besarnya nilai promosi yang diperoleh Indonesia melalui ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut. 

Dony mengingatkan seluruh panitia agar mempersiapkan penyelenggaraan secara matang agar target ekonomi yang diharapkan dapat tercapai. 

“Nggak ada yang instan untuk menghasilkan sesuatu yang besar, sama dengan MotoGP. Karena itu nanti saya berharap dari kepanitiaannya betul-betul detail melakukan preparation. Jadi memang PR-nya cukup besar, cukup banyak untuk teman-teman di ITDC dan MGPA sehingga nanti harapannya event ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. 

Baca juga : Prabowo Kasih Kode Destry Calon Gubernur BI

Berdasarkan demografi penonton tahun lalu, sebanyak 84 persen pengunjung berasal dari dalam negeri, sedangkan 16 persen merupakan wisatawan mancanegara. 

Kehadiran mereka diyakini kembali memberikan dorongan bagi sektor pariwisata, transportasi, perdagangan, perhotelan, hingga ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Barat dan Indonesia secara keseluruhan. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.