Dark/Light Mode

Tavares Soroti Skuad Bajul Ijo Yang Kurang Gereget

Senin, 7 September 2026 16:41 WIB
Bernardo Tavares. (Foto : Persebaya)
Bernardo Tavares. (Foto : Persebaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persebaya Surabaya langsung melakukan evaluasi setelah gagal meraih kemenangan pada laga perdana BRI Super League 2026/2027.

Bajul Ijo sebenarnya sempat unggul saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga pertandingan berakhir imbang 1-1.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai timnya harus belajar dari hasil tersebut. Salah satu pekerjaan rumah yang menjadi perhatian adalah kemampuan menjaga keunggulan dan keberanian untuk terus menekan lawan demi mencari gol tambahan.

Pada pertandingan tersebut, Persebaya membuka keunggulan melalui Yann Mabella. Setelah unggul, Bajul Ijo masih memiliki sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan.

Sayangnya, peluang tersebut tidak mampu dimanfaatkan. Bhayangkara FC kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan melalui Allano pada babak kedua.

Baca juga : Persebaya Imbang Lawan Bhayangkara, Tavares Soroti Cuaca

“Di sisi lain, kami ingin menang tapi sayangnya tidak bisa. Kami sedikit frustasi karena ketika kami sudah unggul duluan, kami harusnya bisa menjaga clean sheet. Kami perlu meningkatkan aspek ini," ujar Bernardo Tavares.

Menurut pelatih asal Portugal itu, Persebaya tidak boleh terlalu cepat puas ketika telah berada dalam posisi unggul.

Ia menegaskan, tim harus memiliki mentalitas untuk terus bermain agresif dan mencari gol kedua agar lawan tidak memiliki kesempatan untuk kembali ke dalam pertandingan.

"Ada situasi di mana kami bisa mencetak gol kedua, tapi terkadang kami menyerah terlalu dini. Sepak bola kali ini menunjukkan bahwa kami harus terus berjuang untuk mencari gol kedua sebelum lawan menyamakan kedudukan,” imbuhnya.

Tavares juga menyoroti perubahan permainan Bhayangkara FC setelah Allano masuk dari bangku cadangan pada babak kedua.

Baca juga : Jefferson Brenes Siap Berikan Kontribusi Maksimal Di Bhayangkara FC

Mantan pemain Persija Jakarta itu mampu memberikan dampak signifikan bagi permainan tuan rumah. Selain mencetak gol penyama kedudukan, Allano juga dinilai mampu menemukan ruang di belakang lini tengah Persebaya.

Meski demikian, Tavares mengaku tidak ingin terlalu jauh memberikan penilaian terhadap pemain lawan.

“Saya lebih fokus pada tim saya dan pemain saya sendiri. Menurut saya kurang adil jika saya mengomentari performa individu pemain lawan," kata Bernardo Tavares.

"Saya hanya bicara soal Allano karena bisa lihat dia membuat perbedaan, bukan hanya dari golnya, tapi bagaimana dia bermain di belakang lini tengah kami, bermain di ruang kosong, dia menciptakan banyak situasi,” sambungnya.

Menurut Tavares, kehadiran pemain dengan kualitas seperti Allano di bangku cadangan menunjukkan bahwa Bhayangkara FC memiliki kedalaman skuad yang cukup baik.

Baca juga : Bhayangkara Vs Persebaya, Fernandes Buru 3 Poin Di Liga Perdana

“Padahal dia punya statistik bagus musim lalu, itu artinya mereka punya kedalaman skuad yang baik,” pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Hasil imbang pada pekan pertama membuat Persebaya mengoleksi satu poin dan berada di posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.

Perjalanan kompetisi memang masih panjang. Namun, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi Bajul Ijo untuk memperbaiki kekurangan pada pertandingan berikutnya.

Pada pekan kedua, Persebaya akan kembali bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Bajul Ijo dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9) malam.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.