Dark/Light Mode

MLSC Jakarta Raya Seri 1 2026-2027 

Festival SenengSoccer: Asah Bakat-Tumbuhkan Kecintaan Terhadap Sepak Bola Putri

Sabtu, 24 Oktober 2026 17:12 WIB
Naufalyn Fikria Rabbani  dari  SDN Cipulir 03 juara 1 Festival Senengsoccer yang dihelat dalam rangkaian acara MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026 - 2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (24/10). Sementara juara 2 dan juara 3 adalah Hawra Gumaisha Ardifa dari SDN Jatinegara 10 Pagi dan Shanum Zalika Khattab - SDN Duren Sawit 01. (Foto: MLSC)
Naufalyn Fikria Rabbani dari SDN Cipulir 03 juara 1 Festival Senengsoccer yang dihelat dalam rangkaian acara MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026 - 2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (24/10). Sementara juara 2 dan juara 3 adalah Hawra Gumaisha Ardifa dari SDN Jatinegara 10 Pagi dan Shanum Zalika Khattab - SDN Duren Sawit 01. (Foto: MLSC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 68 siswi sekolah dasar unjuk ketangkasan mengolah bola dalam Festival SenengSoccer di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (24/10/2026).

Selain mengasah keterampilan dasar sepak bola, kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan anak perempuan terhadap sepak bola sejak usia dini.

Festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027 yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife.

Sebanyak 68 siswi dari 12 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Jakarta Utara dan sekitarnya mengikuti berbagai tantangan untuk menguji kemampuan mereka.

Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna mengatakan, pengenalan sepak bola sejak dini melalui Festival SenengSoccer menjadi langkah awal untuk mengasah bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan peserta terhadap sepak bola putri.

Melalui pengalaman bermain yang positif, para peserta diharapkan semakin berani mencoba, menikmati proses belajar, serta membangun interaksi dan kebersamaan dengan teman-teman seusianya.

Menurut Chandra, Festival SenengSoccer tidak hanya menjadi ajang bagi siswi untuk mengenal sepak bola, tetapi juga membuka kesempatan bagi sekolah untuk mengidentifikasi potensi pemain sejak usia dini.

Sekolah selanjutnya dapat berperan dalam mengembangkan potensi tersebut melalui pembentukan tim dan latihan yang terarah serta konsisten.

“Kami ingin Festival SenengSoccer menjadi pintu masuk bagi para siswi untuk mengenal dan menikmati sepak bola sejak dini. Melalui berbagai aktivitas di lapangan, mereka bisa belajar keterampilan dasar sekaligus menunjukkan minat dan potensi yang dimiliki,” ujar Chandra.

Baca juga : MLSC Bekasi Seri 1: SDN Cipayung 02 Pertahankan Gelar, SDN Pulogebang 07 Juara

Ia berharap, pengalaman yang diperoleh dalam festival dapat menjadi awal pembinaan berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan para siswi untuk berpartisipasi dalam kompetisi KU 10 MilkLife Soccer Challenge.

Uji Ketangkasan Lewat Berbagai Tantangan

Dalam Festival SenengSoccer, peserta diuji melalui sejumlah tantangan, mulai dari dribbling, passing and control, duel satu lawan satu (1-on-1), lemparan ke dalam (throw-in), menembak ke sasaran (shoot on target), hingga tendangan penalti (penalty shoot).

Peserta harus berlari zig-zag melewati rintangan, melakukan lemparan ke dalam dengan mengarahkan bola ke sasaran, kemudian menggiring bola melalui lintasan berkelok sebelum melepaskan tendangan ke gawang.

Tantangan dilanjutkan dengan melompat menggunakan kedua kaki secara bersamaan melewati rintangan, kemudian menembakkan bola ke gawang.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian, peserta harus berlari cepat menuju tombol penghenti pengukur waktu.

Catatan waktu menjadi tolok ukur untuk menentukan peserta yang paling cepat menuntaskan seluruh tantangan.

Rangkaian aktivitas tersebut sekaligus memberikan pengalaman bermain sepak bola yang menyenangkan bagi para siswi.

Naufalyn Fikria Rabbani dari SDN Cipulir 03 keluar sebagai peserta tercepat dengan catatan waktu 35,52 detik.

Posisi kedua ditempati Hawra Gumaisha Ardifa dari SDN Jatinegara 10 Pagi dengan waktu 41,76 detik, sedangkan Shanum Zalika Khattab dari SDN Duren Sawit 01 berada di posisi ketiga dengan catatan 42,90 detik.

Baca juga : MilkLife Festival SenengMinton Kudus 2026, Tanam Cinta Bulutangkis Sejak Dini

Naufalyn mengaku senang mengikuti Festival SenengSoccer karena memberinya kesempatan mempelajari berbagai teknik dasar sepak bola, menambah pengalaman, sekaligus mengasah keterampilan mengolah bola.

Siswi berusia tujuh tahun itu pun semakin termotivasi untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuannya agar dapat menjadi pemain sepak bola yang lebih baik.

“Saya belajar banyak lewat SenengSoccer ini, misalnya dari mengoper bola, menggiring bola, dan menendang ke gawang. Saya ingin terus berlatih supaya bisa menjadi pemain sepak bola yang hebat,” kata Naufalyn.

Pembinaan Sejak Dini Jadi Kunci

Pelatih SDN Cipulir 03, Muhammad Soleh, mengatakan potensi Naufalyn terus berkembang berkat konsistensinya mengikuti latihan.

Selama ini, latihan sepak bola di sekolah tersebut berlangsung di area lantai sekolah dengan frekuensi dua hingga tiga kali dalam sepekan.

Menurut Soleh, tingginya antusiasme siswi terhadap sepak bola menjadi modal penting untuk membangun pembinaan sejak usia dini.

Ia menilai, SDN Cipulir 03 memiliki potensi besar dalam mengembangkan minat terhadap sepak bola, khususnya sepak bola putri.

Ketertarikan para siswi, lanjutnya, tidak hanya terlihat saat mengikuti kegiatan di sekolah, tetapi juga dalam keseharian mereka.

Soleh menambahkan, kemampuan dasar yang dimiliki Naufalyn menjadi bekal penting untuk terus berkembang melalui latihan yang konsisten.

Baca juga : MilkLife Festival SenengMinton 2026, Semai Kecintaan Bulutangkis Sejak Dini

Naufalyn juga berpartisipasi dalam kompetisi KU 10 MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 musim 2026-2027.

“Menurut saya, Naufalyn memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain sepak bola yang lebih baik pada masa mendatang. Kemampuan dasar seperti dribbling, heading, dan menendang bola ke arah gawang sudah cukup baik,” ujar Soleh.

Ia menilai, kemampuan tersebut perlu terus diasah melalui latihan rutin agar Naufalyn dapat meningkatkan kualitas permainan dan nantinya siap bersaing di kelompok usia yang lebih tinggi, termasuk KU 12.

Secara keseluruhan, MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026–2027 diikuti sekitar 1.600 siswi dari 112 SD dan MI di Jakarta dan sekitarnya.

Mereka berkompetisi dalam format tujuh lawan tujuh (7 vs 7), dengan pembagian 32 tim pada Kategori Usia (KU) 10 dan 111 tim pada KU 12.

Rangkaian pertandingan akan berlanjut ke babak semifinal dan final untuk KU 10 dan KU 12 di Jakarta International Stadium, Minggu (25/10/2026).

Informasi mengenai jadwal, hasil pertandingan, klasemen, dan daftar pencetak gol MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 2026-2027 dapat diakses melalui www.milklifesoccer.com.

Masyarakat juga dapat mengikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge di Instagram, TikTok, dan YouTube melalui @milklifesoccer untuk memperoleh informasi seputar pengembangan sepak bola putri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.