Dark/Light Mode

MilkLife Superliga Junior 2026

Diikuti Delapan Negara, 707 Pebulutangkis Muda Siap Bersaing Di Kudus

Selasa, 3 November 2026 11:29 WIB
Semangat para pebulutangkis muda mewarnai hari pertama penyelenggaraan MilkLife Superliga Junior 2026 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (2/11/2026). Dok. MilkLife
Semangat para pebulutangkis muda mewarnai hari pertama penyelenggaraan MilkLife Superliga Junior 2026 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (2/11/2026). Dok. MilkLife

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 707 pebulutangkis muda dari delapan negara siap unjuk kemampuan dalam turnamen MilkLife Superliga Junior 2026. Ajang bulutangkis beregu yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada 2-8 November 2026 ini memperebutkan total hadiah lebih dari Rp1,4 miliar.

Turnamen yang diselenggarakan Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan MilkLife tersebut diikuti atlet dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, China, China Taipei, Polandia, dan Amerika Serikat.

MilkLife Superliga Junior 2026 mempertandingkan kategori beregu putra dan putri untuk empat kelompok usia, yakni U-13, U-15, U-17, dan U-19. Format pertandingan mengadopsi sistem beregu seperti Piala Thomas dan Uber.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan turnamen ini digelar untuk memberikan pengalaman bertanding beregu kepada pebulutangkis muda Indonesia. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk membentuk mental sekaligus meningkatkan kemampuan atlet sebelum tampil di kompetisi level lebih tinggi.

Menurut Yoppy, kompetisi beregu internasional di tingkat junior masih relatif minim. Padahal, pertandingan dengan sistem beregu menjadi wadah untuk menguji ketahanan mental atlet ketika menghadapi tekanan dan situasi kritis di lapangan.

“Kami menginisiasi penyelenggaraan turnamen beregu dari berbagai kelompok usia di MilkLife Superliga Junior ini karena ajang kompetisi beregu di tingkat internasional sangat minim di level junior. Padahal, ini merupakan wadah penting untuk menguji ketahanan mental para atlet muda di bawah tekanan,” kata Yoppy.

Ia menilai pengalaman bertanding beregu sejak usia dini dapat membantu mengidentifikasi atlet yang memiliki ketahanan mental stabil dan tidak mudah goyah dalam situasi pertandingan yang menentukan.

Yoppy mencontohkan keberhasilan tim beregu putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 pada akhir September lalu. Saat itu, Indonesia berhasil melakukan comeback dengan mengalahkan China 3-2 sekaligus mengakhiri puasa gelar selama 28 tahun.

Menurutnya, sejumlah pemain yang memperkuat Indonesia, seperti Moh Zaki Ubaidillah serta pasangan Leo Rolly/Daniel Marthin, sebelumnya telah merasakan atmosfer pertandingan beregu melalui Superliga Junior.

“Terbukti, pengalaman bertanding beregu di usia muda tersebut dapat berkontribusi positif ketika berjuang membela Indonesia di ajang yang lebih tinggi. Dan kami berharap, langkah mereka juga dapat diikuti oleh para juniornya saat ini,” ujarnya.

Baca juga : Tim Rakyat Merdeka Siap Tampil All Out di Ajang Bulutangkis Antar Media 2026

Direktur Superliga, Achmad Budiharto, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dibuat lebih kompetitif dengan memperluas keterlibatan klub-klub mancanegara. Perwakilan negara asing kini juga dapat bertanding di kategori U-15, selain U-17 dan U-19.

Langkah tersebut diharapkan memberikan kesempatan lebih awal bagi atlet Indonesia untuk menghadapi pemain asing sehingga memiliki pengalaman dan bekal menghadapi persaingan internasional.

“Berbeda dari tahun sebelumnya di mana perwakilan negara lain bertanding di U-17 dan U-19, untuk tahun ini penyelenggara memperluas kesempatan bagi perwakilan negara lain untuk bertanding di U-15. Tujuannya agar pemain muda Indonesia mendapatkan pengalaman bertanding melawan atlet-atlet mancanegara di usia yang lebih dini,” jelas Budiharto.

Selain memperluas persaingan internasional, MilkLife Superliga Junior 2026 juga mulai menguji coba sistem penghitungan poin terbaru dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), yakni 3x15 rally point system.

Budiharto menjelaskan, sistem tersebut baru akan diterapkan BWF pada Januari 2027. Namun, pihak penyelenggara memilih memperkenalkannya lebih awal agar para pemain muda dapat beradaptasi dengan durasi pertandingan yang lebih pendek.

“Meski BWF baru akan menerapkannya pada Januari 2027, tetapi kami sudah mulai menguji coba sistem ini. Tujuannya untuk membantu para pemain muda beradaptasi lebih cepat terhadap sistem durasi permainan yang lebih pendek,” katanya.

Sementara itu, Head of Business Unit-Dairy Savoria selaku produsen MilkLife, Didiet Fadriana Abdulkadir, mengapresiasi semangat para pebulutangkis muda yang mengikuti turnamen tersebut.

Ia berharap MilkLife Superliga Junior 2026 dapat menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, dan meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang.

"Selamat bertanding kepada para peserta. Jadikan ajang ini bukan hanya turnamen meraih gelar juara, tetapi juga sebagai wahana mengasah mental dan meningkatkan kemampuan bertanding sehingga kelak dapat memberikan prestasi yang lebih cemerlang di panggung dunia," tutur Didiet.

China Jadi Pendatang Baru

Dari sisi persaingan, Manager Tim PB Djarum Fung Permadi menilai kehadiran China sebagai peserta baru membuat peta persaingan MilkLife Superliga Junior 2026 semakin dinamis. Di sisi lain, salah satu kekuatan tradisional bulutangkis junior, Thailand, tidak ambil bagian dalam turnamen tahun ini.

Baca juga : KPK Panggil Saksi Usai Geledah Kantor Bea Cukai & PT Djarum

Meski demikian, PB Djarum tetap mewaspadai kekuatan negara lain, terutama China dan China Taipei.

Fung menegaskan, target utama PB Djarum tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding beregu kepada para atlet sejak usia muda. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal ketika mereka kelak memperkuat Indonesia di kompetisi internasional.

“Absennya tim-tim kuat asal Thailand seperti Banthongyord Badminton School membuat dinamika kompetisi sedikit bergeser, meski kami tetap mewaspadai keikutsertaan negara kuat lainnya seperti China dan China Taipei. Target utama kami bukan sekadar memburu gelar, melainkan memberikan jam terbang dan pengalaman bertanding beregu sedini mungkin kepada para atlet,” ujar Fung.

Pada penyelenggaraan tahun lalu, PB Djarum berhasil membawa pulang dua gelar juara, masing-masing dari kategori U-15 Putra dan U-19 Putra. Dominasi tersebut akan berusaha dipertahankan tahun ini.

Salah satu andalan PB Djarum di kategori U-19 Putra adalah Radithya Bayu Wardhana yang baru saja meraih gelar juara BWF World Junior Championship 2026.

Radithya mengatakan PB Jaya Raya menjadi salah satu pesaing terberat dari klub dalam negeri. Sementara untuk tim luar negeri, ia mengaku belum mengetahui secara pasti kekuatan lawan.

“Sejauh ini, menurut saya rival terberat adalah PB Jaya Raya untuk tim Indonesia. Kalau tim negara luar, kami belum tahu permainannya seperti apa. Tapi, apa pun itu, saya berharap dapat memberikan penampilan yang maksimal dan bisa menyumbang poin untuk tim dan memberikan gelar juara bagi PB Djarum,” tutur Radithya.

Optimisme juga disampaikan atlet PB Djarum U-19 Putri, Atresia Naufa Candani. Ia menilai kekuatan mental, keberanian, dan kekompakan tim menjadi faktor penting untuk menghadapi persaingan dengan klub-klub luar negeri.

Menurut Atresia, chemistry timnya sudah terbentuk karena sebagian besar pemain kerap mengikuti turnamen beregu bersama. Dari sisi teknik, ia juga optimistis timnya mampu bersaing dengan atlet mancanegara.

“Pada akhirnya, pemain yang memiliki mental lebih berani akan mampu mengatasi tekanan dan situasi pertandingan di lapangan. Saya juga yakin kami mampu menjadi juara karena itulah targetnya,” ujar Atresia.

Perebutkan Delapan Piala Legenda

Baca juga : KPK Ungkap Dugaan Korupsi Cukai Rokok PT Djarum Berlangsung Sejak 2010

Dalam turnamen ini, para peserta akan memperebutkan delapan piala yang menggunakan nama legenda bulutangkis Indonesia.

Untuk kategori U-13 Putra diperebutkan Piala Tontowi Ahmad, sedangkan U-13 Putri memperebutkan Piala Liliyana Natsir.

Di kategori U-15, sektor putra akan memperebutkan Piala Sigit Budiarto. Sebanyak 12 klub ambil bagian, yakni PB Djarum, Jaya Raya, Mutiara Cardinal, Talenta Manado, Champion Klaten, Victory Bandung, Suryanaga, Champion Kudus, Bukit Jalil Sports School (Malaysia), C.Y. Foundation Badminton (China Taipei), Singapore Badminton Academy, dan Henan Province China.

Sementara U-15 Putri memperebutkan Piala Maria Kristin Yulianti. Pesertanya terdiri dari PB Djarum, Taqi Arena, Mutiara Cardinal, Champion Klaten, Talenta Manado, Champion Kudus, Exist, Bukit Jalil Sports School (Malaysia), C.Y. Foundation Badminton (China Taipei), Singapore Badminton Academy, dan Henan Province China.

Pada kategori U-17 Putra, Piala Haryanto Arbi diperebutkan PB Djarum, Pelatprov Jatim, Jaya Raya, Gideon Badminton Academy, Mutiara Cardinal, Champion Klaten, Bukit Jalil Sports School (Malaysia), C.Y. Foundation Badminton (China Taipei), Singapore Badminton Academy, Exist, Henan Province China, dan Global Badminton Academy (Amerika Serikat).

Adapun U-17 Putri memperebutkan Piala Yuni Kartika. Persaingan melibatkan PB Djarum A, PB Djarum B, Pelatprov Jatim, Gideon Badminton Academy, Mutiara Cardinal, Exist, C.Y. Foundation Badminton (China Taipei), Singapore Badminton Academy, Global Badminton Academy (Amerika Serikat), dan Polish Team (Polandia).

Di kelompok U-19, sektor putra akan memperebutkan Piala Liem Swie King, sedangkan sektor putri memperebutkan Piala Susy Susanti.

Kedua kategori tersebut diikuti tujuh tim, terdiri dari empat klub Indonesia, yakni PB Djarum, Pelatprov Jatim, Jaya Raya, dan Power Rajawali, serta tiga tim asing, yaitu C.Y. Foundation Badminton (China Taipei), Philippine, dan Henan Province China.

Dengan kehadiran peserta dari delapan negara dan persaingan di empat kelompok usia, MilkLife Superliga Junior 2026 diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus mengukur kesiapan pebulutangkis muda Indonesia menghadapi persaingan internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.