Dark/Light Mode

Atasi Corona, Panitia Olimpiade Tokyo Anggarkan Rp 13 Triliun

Selasa, 1 Desember 2020 06:57 WIB
Cincin Olimpiade Tokyo. (Foto : Istimewa)
Cincin Olimpiade Tokyo. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyelenggara Olimpiade Tokyo terus berbenah mengatasi virus corona sebelum ajang Olimpiade digelar. Tak tanggunh-tanggung, panita menggarkan 960 juta dolar AS atau Rp 13 triliun untuk penanganan corona.

 memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan untuk penanggulangan COVID-19 dalam kompetisi multi cabang olahraga tahun depan itu mencapai sekitar 100 miliar yen atau 960 juta dolar Amerika Serikat.

Baca juga : Tangani Covid, Pertamina Sudah Rogoh Kocek Lebih Dari Rp 1,5 Triliun

Dikutip dari Reuters, Senin, juru bicara dari pihak penyelenggara mengatakan kebutuhan 100 miliar yen atau 960 juta dolar AS untuk meminimalisir agar atlet tak terkena corona.

Laporan selengkapnya akan diumumkan lebih lanjut setelah dilaksanakannya pertemuan antara Panitia Olimpiade Tokyo 2020, pemerintah kota metropolitan Tokyo dan pemerintah Jepang pada Rabu mendatang.

Baca juga : Lurah Petamburan Positif Corona, Puskesmas Tanah Abang Lakukan Pelacakan

 Pada Desember 2019, jauh sebelum dikeluarkannya keputusan penundaan Olimpiade Tokyo akibat pandemi COVID-19, panitia masih memiliki anggaran terakhir sebesar 12,6 miliar dolar AS.

Sementara itu, komite Olimpiade internasional (IOC) berencana memberikan dana tambahan sebesar 800 juta dolar AS sebagai konsekuensi atas penundaan tersebut, namun panitia penyelenggara belum memberikan rinciannya.

Baca juga : Telkomsel Suntik Gojek Rp 2,1 Triliun

Penyelenggara pun selanjutnya diharapkan dapat segera mengumumkan besaran anggaran yang diperlukan sebelum akhir tahun ini. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.