Dark/Light Mode

Perburuan Gelar Juara, Joan Mir Lempar Handuk Putih

Selasa, 5 Oktober 2021 07:31 WIB
Juara MotoGP 2020, Joan Mir. (Foto : MotoGP)
Juara MotoGP 2020, Joan Mir. (Foto : MotoGP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir dipastikan gagal mempertahankan gelarnya musim ini. Kepastian itu didapat, setelah Joan Mir hanya finis ketujuh pada MotoGP Amerika Serikat (AS) 2021 yang berlangsung pekan kemarin.

Setelah melewati 15 seri di MotoGP 2021, Joan Mir baru mengoleksi 175 poin. Berhubung MotoGP 2021 tinggal menyisakan tiga race lagi, Joan Mir sudah tak mungkin lagi mengejar perolehan poin pemuncak klasemen sementara MotoGP 2021, Fabio Quartararo dari Monster energy Yamaha.

Saat ini, Fabio Quartararo mengoleksi 254 angka. Karena itu, jika pun Joan Mir memenangkan tiga race tersisa, dan di saat bersamaan Fabio Quartararo gagal finis, koleksi poin maksimal rider asal Spanyol adalah 250 angka.

Berita Terkait : BNPB Gelar Simulasi Gempa Dan Tsunami Di Ambon

Berhubung Joan Mir kini menempati posisi tiga klasemen MotoGP 2021, itu berarti tinggal dua pebalap yang bersaing memburu gelar juara MotoGP 2021. Mereka ialah Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).

Sebelum balapan MotoGP AS 2021 digelar, Fabio Quartararo unggul 48 angka dari Francesco Bagnaia di tempat kedua. namun, Francesco Bagnaia diprediksi bakal memangkas poin dari Fabio Quartararo kelar MotoGP AS 2021. Sebab, Francesco Bagnaia dikenal jago saat mentas di sirkuit Anti-Clockwise di mana sirkuit tersebut berlawanan arah arum jam, layaknya Sirkuit COTA.

Francesco Bagnaia sudah membuktikannya ketika menang di MotoGP Aragon 2021 yang juga bertipe Sirkuit Anti-Clockwise. Sementara itu, Marc Marquez membuktikan dirinya adalah raja Circuit of the Americas setelah meraih kemenangan di balapan MotoGP GP Amerika untuk ketujuh kalinya.

Berita Terkait : DKI Jakarta Buru Gelar Juara Umum Di PON Papua

Marquez, yang mengawali balapan dari bari ketiga, langsung merebut posisi terdepan dari awal laga dan sukses finis pertama mengungguli pemuncak klasemen Fabio Quartararo.

Meski gagal juara, Quartararo memperlebar jaraknya di puncak klasemen pembalap menjadi 52 poin dari Francesco Bagnaia, yang finis ketiga. “Semuanya berjalan sesuai rencana,” ujar Marquez.

Posisi startnya di baris terdepan di GP Amerika juga merupakan yang pertama sejak dia kembali bertanding. “Mengawali start dengan apik, menjadi yang terdepan sejak dua lap pertama, dan kemudian berusaha dengan keras sepanjang pertandingan, Saya sangat puas,” ujar pebalap Honda itu. [KW]