Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Hasil buruk dialami pasangan ganda senior Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ajang Denmark Terbuka 2021. The Daddies tersingkir di babak awal Bermain di Odense Sports Park, Denmark, di babak awal.
Ahsan/Hendra yang menempati unggulan kedua harus mengakui ganda Jerman, Mark Lamfuss/Marvin Seidel. Ahsan/Hendra menyerah dua game langsung dengan skor 17-21, 13-21 dalam waktu 29 menit.
Sejak game pertama, Ahsan/ Hendra beberapa kali melakukan kesalahan. Hal itu membuat lawan dengan mudah mengalahkan salah satu andalan Indonesia ini. The Daddies nampak kelimpungan menghadapi pola permainan Lamsfuss/Seidel.
Situasi kian buruk, dikarenakan Ahsan/ Hendra beberapa kali pukulannya melebar keluar lapangan dan menyangkut di net, sehingga lawan sukses unggul 11-9 saat interval. Ahsan/Hendra mencoba mengejar ketertinggalan poin dengan menekan pukulan jumping smash ke arah kanan lawan.
Baca juga : Ketatkan Prokes, BNPB Terjunkan 10 Mobil Masker Di Ambon
Tak mau menyerah, Lamsfuss/ Seidel melakukan serangan balik, sehingga berhasil menyamakan kedudukan poin menjadi 16-16. Aksi saling jual beli serangan mewarnai jalannya pertandingan. Namun, sayang Ahsan/Hendra melakukan kesalahan terus menerus sehingga Lamsfuss/Seidel berhasil menyegel kemenangan di game pertama dengan skor 17-21.
Memasuki game kedua, Ahsan/Hendra mencoba menggempur pertahanan lawan dengan mengincar sisi yang jauh dari jangkauan Lamsfuss/Seidel. Namun, strategi tersebut belum cukup menjegal serangan Lamsfuss/Seidel.
Bahkan, di game kedua ini, permainan Ahsan/Hendra tidak berubah dan malah memburuk. Alhasil, Ahsan/Hendra harus mengakui kehebatan Lamsfuss/ Seidel dengan skor akhir 13- 21.
Sementara, kegagalan melangkah ke babak kedua juga didapat ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhani/Ribka Sugiarto. Menghadapi pasangan Jepang Yuki Fukushima/Arisa Higashino, Siti/Ribka menyerah 14-21, 17-21.
Baca juga : Romelu Lukaku, Ogah Dibandingin Sama Ronaldo
Di tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung mengawali perjalanan usai merebut kemenangan atas wakil tuan rumah Julie Dawall Jakobsen. Gregoria hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk merebut kemenangan dua game langsung 21-9 dan 21-12, dan berhak atas satu tempat di babak 16 besar.
Memulai pertandingan dengan sedikit lambat, Gregoria tertinggal dua angka. Perlahan namun pasti, pebulutangkis peringkat 21 dunia itu berhasil mencuri lima angka beruntun untuk memimpin 6-3. Tampil nyaman dengan menguasai jalannya pertandingan, Gregoria mampu menyudahi interval pertama dengan skor 11-5.
Gregoria sempat kecolongan tiga angka dan membuat Jakobsen menipiskan jarak menjadi 8-12. Tak ingin lawan terus menambahkan poin, pebulutangkis kelahiran Wonogiri itu tancap gas menutup set pertama dengan skor 21-8.
Memasuki set kedua, Gregoria kian nyaman dengan permainannya, menempatkan bola-bola yang sulit digapai lawan tunggal putri pertama Indonesia itu unggul 5-1. Tak ingin kehilangan momentum Gregoria terus berjuang meraih poin demi poin dan menutup interval kedua lewat keunggulan 11-6.
Baca juga : Isu Tapering The Fed Bikin Rupiah Rontok
“Pertandingan hari ini Puji Tuhan saya bisa main sesuai dengan apa yang saya inginkan. Main langsung dan fokus poin demi poin,” ucap Gregoria dalam keterangan PBSI, kemarin.
Di babak selanjutnya, dia akan menghadapi pemenang antara wakil tuan rumah Line Hejmark Kjaersfeldt atau unggulan kedua Akane Yamaguchi di babak 16 besar. Gregoria mengatakan, akan mempersiapkan mental dan fisik pada laga selanjutnya. [WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya