Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dari Jurang Sampah Menjadi Desa Wisata Edukasi Ciderum
Jumat, 12 September 2025 10:02 WIB
DWI PAMBUDO / RM
Berawal dari sebuah jurang yang dulunya menjadi tempat pembuangan sampah liar, pegiat lingkungan bersama kelompok swadaya masyarakat mengajak pemerintah desa mencari solusi atas masalah sampah yang semakin menumpuk. Tumpukan barang bekas, mulai dari televisi hingga kasur, bahkan sempat menjadi saksi bencana longsor yang menyebabkan abrasi dan meruntuhkan rumah warga.
Selama sebelas bulan, warga bergotong royong membersihkan sampah di pinggir sungai dan lahan kosong. Dari upaya ini lahirlah inisiatif untuk memilah dan mengelola sampah rumah tangga dengan tujuan mencapai “nol sampah.”
Setiap tiga hari, sekitar 300 kilogram sampah berhasil diangkut dari satu kampung oleh para pejuang lingkungan. Dalam setahun, jumlah tersebut bisa mencapai 50 ton. Mereka juga aktif menyosialisasikan pentingnya memilah sampah organik, anorganik, dan residu dari rumah ke rumah agar pengelolaan lebih mudah dan efektif.
Keberhasilan program ini bukan hanya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, tetapi juga mengurangi risiko bencana. Atas dasar itu, masyarakat mulai mengembangkan Kampung Ciderum menjadi Desa Wisata berbasis pelatihan dan edukasi pengelolaan sampah yang melibatkan berbagai pihak.
Sebagai wujud tanggung jawab sosial terhadap lingkungan, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID berkolaborasi dengan masyarakat Desa Ciderum. Bersama-sama mereka mengembangkan wisata edukatif berbasis lingkungan untuk mendukung kesejahteraan dan ekonomi berkelanjutan.
MIND ID berkomitmen mendukung pengembangan potensi wisata edukatif yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan peternakan dengan menyediakan sarana serta prasarana yang mendorong terciptanya ekonomi sirkular.
Kini, di Desa Wisata Ciderum, pengunjung dapat belajar berbagai hal menarik: mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomis, membuat pupuk cair dan eco-enzim, membudidayakan maggot, hingga mengelola pupuk yang dapat digunakan sebagai pakan domba ramah lingkungan.
Tags :
Foto Lainnya