Dark/Light Mode

Harita Nickel Rehabilitasi 231,53 Hektare Lahan Pascatambang

Rabu, 17 September 2025 14:07 WIB
DWI PAMBUDO / RM
Aktivitas kru Enviro Harita Nickel di area Pusat Pembibitan Tanaman untuk Reklamasi (Nursery) dan kawasan reklamasi Harita Nickel, Pulau Obi, Maluku Utara, Selasa (16/9/2025).
Aktivitas kru Enviro Harita Nickel di area Pusat Pembibitan Tanaman untuk Reklamasi (Nursery) dan kawasan reklamasi Harita Nickel, Pulau Obi, Maluku Utara, Selasa (16/9/2025).

Pusat pembibitan untuk reklamasi di lahan pascatambang ini telah berhasil direvitalisasi dan diresmikan ulang pada 2025. Loji Central Nursery seluas 2,8 hektare kini menjadi fasilitas modern dengan kapasitas 400.000 bibit per tahun, dilengkapi fasilitas house induk tanaman, rooting houseshading area, gudang benih, sistem irigasi otomatis, serta penggunaan material slag nikel daur ulang.

Jenis tanaman yang dikembangkan meliputi pionir, spesies lokal, dan Multi-Purpose Tree Species (MPTS), yang tidak hanya mendukung restorasi ekologis tetapi juga keberlanjutan sosial melalui keterlibatan masyarakat lokal. Reklamasi sendiri merupakan proses pemulihan lahan pascatambang untuk mengembalikan fungsi ekologisnya, termasuk melalui revegetasi dan konservasi keanekaragaman hayati.

Hingga kini, Harita Nickel telah berhasil merehabilitasi 231,53 hektare lahan pascatambang, menciptakan ekosistem yang mendukung berbagai spesies lokal. Hal ini menjadi bukti nyata keberhasilan reklamasi, ditandai dengan vegetasi yang tumbuh baik serta kembalinya satwa endemik di kawasan tersebut.