Dark/Light Mode

PT PII Tegaskan Dukungan Transformasi Digital melalui Proyek SATRIA 1

Kamis, 11 Desember 2025 07:15 WIB
M QORI HALIANA / RM
Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) Andre Permana (kedua kanan), Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkomdigi Fadhilah Mathar (kiri) dan Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga (SNT) Heru Dwikartono menyampaikan paparan terkait Satelit Multifungsi (SMF) atau SATRIA 1 di Stasiun Satelit SATRIA 1, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025).
Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) Andre Permana (kedua kanan), Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkomdigi Fadhilah Mathar (kiri) dan Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga (SNT) Heru Dwikartono menyampaikan paparan terkait Satelit Multifungsi (SMF) atau SATRIA 1 di Stasiun Satelit SATRIA 1, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025).

PT PII menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital Indonesia melalui penyediaan penjaminan pemerintah untuk Proyek Satelit Multifungsi (SMF) atau SATRIA 1, yang perjanjiannya telah diteken sejak 2019. Proyek yang mulai beroperasi pada awal 2024 ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional di sektor telekomunikasi yang diinisiasi oleh BAKTI Kemenkomdigi sebagai Badan Layanan Umum, dengan PT Satelit Nusantara Tiga (SNT) sebagai Badan Usaha Pelaksana.

SATRIA 1 merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang menghadirkan satelit berkapasitas 150 Gbps untuk memperkuat konektivitas digital, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T), serta berbagai lokasi prioritas pelayanan publik. Dengan total investasi sekitar Rp 6,42 triliun dan skema Build–Operate–Transfer (BOT), proyek ini dijalankan oleh PT SNT sebagai Badan Usaha Pelaksana, sementara Kementerian Komunikasi dan Digital bertindak sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama, dengan sebagian kewenangan yang didelegasikan kepada BAKTI.